Pusat Belanja dan Wisata di Bandung Dijaga Ketat Polisi

Jum'at, 01 Agustus 2014 - 15:52 WIB
Pusat Belanja dan Wisata...
Pusat Belanja dan Wisata di Bandung Dijaga Ketat Polisi
A A A
BANDUNG - Polrestabes Bandung bakal memperketat pengamanan di sepanjang lokasi wisata belanja, wisata kuliner, maupun wisata lainnya di seluruh titik di Kota Bandung.

Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Diki Budiman mengatakan, langkah memperketat pengamanan tersebut akan dilakukan mulai besok 2 Agustus hingga Minggu 3 Agustus 2014 atau bertepatan dengan prediksi puncak arus balik.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan mengingat di tahun sebelumnya para pemudik yang berasal dari Kota Bandung atau daerah lainnya menyempatkan diri untuk berwisata di beberapa lokasi favorit di kota kembang ini. "Penjagaan akan kita lakukan seperti di Jalan Ir H Djuanda (Dago) dan LL RE Martadinata. Dua tempat tersebut, adalah dua lokasi favorit untuk wisata belanja dan wisata kuliner," jelas Diki, Jumat (1/8/2014).

Selain itu, penjagaan juga akan dilakukan di kawasan Pasar Baru yang selama ini dikenal sebagai pusat perbelanjaan terfavorit bagi pelancong lokal maupun turis asing. "Sabtu dan Minggu pagar betis akan diterapkan lagi di Pasar Baru. Diperkirakan akhir pekan ini mulai ramai lagi. Kalau sekarang masih relatif sepi," katanya.

Meski terjadi peningkatan aktivitas masyarakat saat puncak arus balik, tak akan ada penambahan personel. Polrestabes Bandung akan memaksimalkan personel yang ada dengan mengerahkan sekitar 3.000 personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Lodaya 2014.

Lebih lanjut Diki mengungkapkan, hingga hari ini beberapa titik jalanan di Kota Bandung masih dipadati oleh kendaraan para wisatawan yang berasal dari dalam kota maupun luar Bandung. "Kepadatan lalu lintan masih ada, seperti di Pasteur, Sukajadi, Dago, Taman Sari, Setiabudi, dan Cihampelas," terangnya.

Meski demikian, hingga saat ini tidak ada kejadian kriminal konvensional atau yang bersifat luar biasa yang menimpa para pemudik atau wisatawan. "Alhamdulillah Kota Bandung masih kondusif," tandasnya.
(zik)
Berita Terkait
Deteksi Dini Penting...
Deteksi Dini Penting untuk Cegah Gangguan Keamanan dan Ketertiban
Kapolres Pinrang Harap...
Kapolres Pinrang Harap Dukungan Semua Pihak Ciptakan Keamanan dan Ketertiban
Kapolres Ajak Pengurus...
Kapolres Ajak Pengurus Parpol Jaga Keamanan dan Ketertiban di Maros
Pos Terpadu Diharapkan...
Pos Terpadu Diharapkan Mampu Jaga Keamanan dan Ketertiban di Bulukumba
Ingin Ekonomi Pulih,...
Ingin Ekonomi Pulih, Pengusaha Minta Stabilitas Keamanan dan Ketertiban di Ibu Kota
Gangguan Keamanan Jakarta...
Gangguan Keamanan Jakarta Paling Banyak Dilaporkan melalui Kanal Pemprov DKI
Berita Terkini
6 Kendaraan Tabrakan...
6 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Bintara Arah Cakung, 1 Orang Tewas dan 2 Luka-luka
7 jam yang lalu
Kemarau Makin Meluas,...
Kemarau Makin Meluas, BMKG Prediksi Potensi Hujan Lokal Masih Tetap Ada
8 jam yang lalu
Pecinta Hewan Sambangi...
Pecinta Hewan Sambangi Kelurahan Pluit, Spanduk Larangan Memberi Makan Kucing Tak Bertuan Dicopot
9 jam yang lalu
Dukung Fatwa Haram MUI...
Dukung Fatwa Haram MUI Jatim, Kadin dan APVI Tegaskan Produk Vape Legal Bebas Narkoba
9 jam yang lalu
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Berikut Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
11 jam yang lalu
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 3.500 Meter
12 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved