Wisatawan Dilarang Berenang di Pantai Garut

Sabtu, 26 Juli 2014 - 14:20 WIB
Wisatawan Dilarang Berenang...
Wisatawan Dilarang Berenang di Pantai Garut
A A A
GARUT - Wisatawan yang hendak berkunjung ke sejumlah pantai di wilayah Kabupaten Garut diminta untuk tidak melakukan aktivitas berenang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Dikdik Hendrajaya mengatakan, larangan berenang dikeluarkan karena sebagian besar pesisir pantai di wilayah selatan Kabupaten Garut, saat ini memiliki ombak yang berbahaya untuk aktivitas tersebut.

"Cuaca yang tidak jelas akhir-akhir ini membuat ombak di pesisir pantai berbahaya. Makanya kami meminta agar wisatawan yang datang untuk berwisata di sana tidak untuk berenang," kata Dikdik, Sabtu (26/7/2014).

Menurut Dikdik, dari laporan yang diterimanya, kawasan pantai dari mulai Kecamatan Cibalong, Pameungpeuk, Cikelet, hingga Caringin, memiliki ombak yang dinilai berpotensi berbahaya. Jika ada wisatawan yang datang berkunjung, sebaiknya berkoordinasi dengan pihak yang berwajib.

"Petugas kepolisian, TNI, dan masyarakat setempat di sana lebih mengenal kondisi alamnya. Sebaiknya melapor dan berkomunikasi dahulu bagaimana baiknya. Selain perayaan pergantian tahun, libur Lebaran atau Idul Fitri ini sering dimanfaatkan para pemudik untuk berwisata di beberapa pantai itu. Informasi ini kami sampaikan untuk meminimalisir adanya korban jiwa akibat terseret arus ombak," paparnya.

Tidak hanya objek wisata pantai, dua gunung api di Garut seperti Gunung Papandayan dan Gunung Guntur pun kerap kali dikunjungi wisatawan domestik di setiap libur lebaran. Di dua gunung api itu, Dikdik pun mengimbau agar para pengunjung mengikuti peraturan yang diberlakukan.

"Meski status Gunung Guntur normal dan Gunung Papandayan waspada atau berada di level II sejak 6 Juli 2013 lalu hingga sekarang, tetap saja harus hati-hati. Jangan dekati kawah dalam radius 1 km. Dari pengalaman tahun-tahun lalu, wisata ke kedua gunung api itu tetap saja diminati pada libur Lebaran," tandasnya.
(zik)
Berita Terkait
8 Negara Termurah di...
8 Negara Termurah di Dunia untuk Liburan Tahun 2024
Liburan Nataru dengan...
Liburan Nataru dengan Mobil, Simak Tips Cegah Mabuk Darat
Tips Liburan Hemat Dalam...
Tips Liburan Hemat Dalam dan Luar Negeri, ke Jepang Mulai dari Rp6 Jutaan
Kendaraan Padati Kawasan...
Kendaraan Padati Kawasan Lembang, Polisi Siapkan Skema Rekayasa Lalu Lintas
5 Ide Tidak Biasa untuk...
5 Ide Tidak Biasa untuk Liburan Akhir Tahun yang Lebih Berwarna
Wisata Liburan di Yogyakarta...
Wisata Liburan di Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi untuk Liburan Akhir Tahun
Berita Terkini
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
18 menit yang lalu
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
21 menit yang lalu
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
59 menit yang lalu
Masyarakat Diimbau Jaga...
Masyarakat Diimbau Jaga Jarak Aman 3 Meter dari Jaringan dan Instalasi Listrik
2 jam yang lalu
Operasi Patuh Jaya 8-21...
Operasi Patuh Jaya 8-21 Juni 2026, Pengendara Copot Pelat Nomor Jadi Target
4 jam yang lalu
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Segera Disidang, Roy Suryo: Kayaknya Ini Didorong Termul yang Ngamuk
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved