Ambil Kima di Karimunjawa, Nelayan Ditangkap

Kamis, 24 Juli 2014 - 20:39 WIB
Ambil Kima di Karimunjawa,...
Ambil Kima di Karimunjawa, Nelayan Ditangkap
A A A
JEPARA - Seorang nelayan asal Pulau Nyamuk, Karimunjawa, bernama Fakhih dicurigai membawa kima atau kerang besar yang dilindungi undang-undang, dari muara Sungai Kaliwiso, Jepara.

”Kita langsung melakukan pengintaian dan penyergapan. Setelah kita geledah ternyata memang ditemukan kima sebanyak dua blung dan satu jerigen kecil di dalam kapal sopek Fakhih,” kata Kasat Polair Polres Jepara AKP Samai, kepada wartawan, Kamis (24/7/2014).

Ditambahkan dia, penangkapan Fakhih dilakukan setelah jajarannya menerima laporan dari pihak Balai Taman Nasional (BTN) Karimunjawa. Kima yang dibawa Fakhih berasal dari perairan yang masuk kawasan BTN Karimunjawa.

"Dari tangan Fakhih, kami berhasil mengamankan sekitar 200 kilogram kima. Memperjualbelikan kima dilarang oleh regulasi yang berlaku. Kima memang menjadi salah satu hewan yang dilindungi,” jelasnya.

Sementara itu, Fakhih mengatakan, kima tersebut dibawanya dari Pulau Nyamuk untuk dijual ke Jepara. Dua blung kima itu dikumpulkannya selama dua pekan, baik dari diambilnya sendiri maupun dibeli dari nelayan setempat. Dia mengaku, mengambil kima dengan cara menyelam di perairan Pulau Nyamuk, di kedalaman satu meter.

"Saya terpaksa karena terdesak kebutuhan ekonomi menjelang Lebaran. Saya ambil dari nelayan Rp25 ribu dan dijual ke Jepara maksimal Rp35 ribu. Di Jepara saya lemparkan lagi, terserah mau dijual berapa,” terangnya.

Salah satu staf BTN, Wisnu menyatakan, kima menjadi hewan laut penting. Dalam ekosistem, kima berperan sebagai filter. ”Saat ini keberadaan kima sudah hampir punah,” ungkapnya.

Harga jual kima di pasaran Jepara bisa mencapai Rp80-100 ribu per kilogramnya. Kima sendiri tidak mudah rusak, karena sebelumnya telah melalui proses pengawetan. "Jadi bisa tahan hingga berbulan-bulan,” jelasnya.
(san)
Berita Terkait
3 Penjual Satwa Dilindungi...
3 Penjual Satwa Dilindungi Dibekuk, Polisi Amankan Trenggiling dan Burung Langka
Banyak Spesies Indonesia...
Banyak Spesies Indonesia Terancam Punah: Bagaimana Cara Menyelamatkannya?
Hewan Dilindungi Elang...
Hewan Dilindungi Elang Bido Diselamatkan Komunitas Pecinta Rimba dan Satwa Liar
Duyung Viral di Pangkalpinang...
Duyung Viral di Pangkalpinang Ditemukan Mati, Dievakuasi ke Alobi
Polisi Tangkap 2 Penjual...
Polisi Tangkap 2 Penjual Satwa Dilindungi di Medan, 4 Lutung Sumatera dan 2 Kukang Disita
1.000 Satwa yang Diawetkan...
1.000 Satwa yang Diawetkan Disita Polisi Spanyol, Koleksi Spesies Langka Ini Bernilai Rp460 Miliar
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
3 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
3 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
5 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
12 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
13 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved