Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp3,7 M Beli Mobil Mewah

Selasa, 22 Juli 2014 - 22:19 WIB
Pemkab Sidoarjo Siapkan...
Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp3,7 M Beli Mobil Mewah
A A A
SIDOARJO - Pembahasan Perubahan Anggaran Keuangan APBD 2014 dijadikan ajang bagi instansi Pemkab Sidoarjo untuk berlomba-lomba membeli mobil dinas (mobdin). Hal ini terlihat adanya beberapa instansi yang mengajukan anggaran pengadaan mobil.

Bahkan, sejumlah pengadaan kendaraan roda empat tersebut terbilang cukup fantastis. Salah satu adalah di Bagian Umum yang pengajuan anggarannya dibahas Komisi A.

Instansi ini mengalokasikan duit senilai Rp3,7 miliar untuk membeli sejumlah kendaraan dinas mewah. Salah satu usulan pembelian kendaraan jenis Jeep senilai Rp1,91 M.

Selain itu, instansi ini juga mengusulkan pembelian satu unit sedan senilai Rp495 juta, minibus senilai Rp894 juta, dan sejumlah kendaraan jenis lain. Sayangnya, tidak ada rincian yang jelas jenis kendaraan apa saja.

Anggota Komisi A, H Kusman mengatakan, dalam usulan itu tidak dijelaskan untuk apa. "Terutama untuk kendaraan roda empat yang mahal harusnya dijelaskan jenisnya apa saja," tandas politikus PKS yang mengaku kaget atas usulan mobil itu, Selasa (22/7/2014).

Pengajuan kendaraan dinas juga ada dibeberapa instansi lain. Di antaranya Inspektorat mengajukan empat unit mobil dengan nilai total Rp800 juta. Kemudian humas, BKD (Badan Kepegawaian Daerah), badan perizinan, Dispendukcapil, hingga bagian organisasi.

Menurut Kusman, pengajuan kendaraan dinas itu yang dinilai cukup realistis adalah pengajuan BKD. Sebab, kendaraan operasional di instansi ini sudah cukup lawas, yakni keluaran 2002-2005.

Bukan hanya di Komisi A, dinas yang dibahas komisi lain juga banyak yang mengajukan kendaraan dinas. "Untuk pengajuan kendaraan dinas perlu dikaji lagi, apakah layak atau tidak," ujar anggota Komisi C Zainul Lutfi.

Dalam Pemandangan Umum Fraksi atas PAK APBD 2014 kemarin, pengadaan kendaraan dinas menjadi sorotan. Salah satunya rencana pengadaan 26 unit mobil operasional Puskesmas se-Sidoarjo yang disoroti Fraksi PKB.

Melalui juru bicaranya H Usman, FKB meminta alangkah baiknya pengadaan mobil operasional puskesmas itu dikaji ulang. "Lebih baik untuk ambulans," tandasnya.

Sedangkan dalam paripurna terkait PAK APBD 2014 sebelumnya, jawaban bupati terkait pengajuan anggaran dalam PAK karena kebutuhan. Namun, lebih mengedepankan prioritas dan penyerapan anggaran.
(san)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
1 jam yang lalu
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
1 jam yang lalu
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
1 jam yang lalu
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
1 jam yang lalu
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
2 jam yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
3 jam yang lalu
Infografis
8 Mobil Terkencang 2025,...
8 Mobil Terkencang 2025, Tenaganya Tembus 2.107 HP!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved