Ini Fakta Pembunuhan Acim di Rumah Letkol Rudi

Jum'at, 27 Juni 2014 - 23:31 WIB
Ini Fakta Pembunuhan...
Ini Fakta Pembunuhan Acim di Rumah Letkol Rudi
A A A
BANDUNG - Pihak kepolisian akhirnya menetapkan pembantu rumah tangga Letkol Inf R Rudi Martiandi, Acim (35) sebagai pembunuh Praha Mahesa Pratama (17) dan Raden Aura (13). Namun apa yang menguatkan hal tersebut?

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi menjelaskan, ada beberapa faktor penentu Acim sebagai pembunuh kedua anak Rudi. Salah satunya adalah hasil tes dari Puslabfor Mabes Polri dan RS Bhayangkara Sartika Asih.

“Pertama bercak darah yang ada pada tubuh Acim adalah darah PR (Praja). Lalu yang dilinggis juga darahnya PR,” jelas Mashudi saat menggelar konferensi pers, di Gedung Satreskrim Polrestabes Bandung, Jumat (27/6/2014).

Selain itu, dari hasil pemeriksaan pada kain berdarah yang ditemukan ditempat cucian, dapat dipastikan jika bercak darah tersebut berasal dari darah Aura. Tidak hanya itu, dari sidik jari yang ditemukan pada seutas tali yang digunakan oleh Acim untuk bunuh diri adalah sidik jarinya sendiri.

“Pelaku sendiri meninggal setelah gantung diri. Itu dikuatkan karena dia mengeluarkan lender kunding dari hidung, dan kotoran dari dubur,” terangnya.

Di tempat yang sama, Dandim 0618/BS Bandung Letkol Inf Rudi M Ramdan mengatakan, jika dari hasil penyelidikan internal pihaknya juga meyakini jika kedua korban dibunuh oleh Acim.

“Dari hasil investigasi di lapangan kita juga mendapatkan fakta jika pelakunya condong terhadap Acim. Dan semua temuan-temuan kita dilapangan sudah kita sampaikan kepada penyidik kepolisian,” tuturnya.

Seperti diketahui, dua anak dari Kasiop Korem 074/Warastratama Solo Letkol Inf R Rudi Martiandi, yakni Praha Mahesa Pratama (17) dan Raden Aura (13) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya.

Di tempat yang sama, pembantunya yang bernama Acim (35) juga tewas dengan kondisi tergantung tidak jauh dari jasad kedua korban. Berbeda dengan kedua korban, pada jasad Acim polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.‎
(san)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
49 menit yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
2 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
2 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
5 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
9 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
9 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved