Grebek Sabung Ayam, Polisi Dihujani Tembakan

Rabu, 25 Juni 2014 - 16:34 WIB
Grebek Sabung Ayam,...
Grebek Sabung Ayam, Polisi Dihujani Tembakan
A A A
KAYUAGUNG - Jajaran Satreskrim Polres OKI dihujani tembakan senjata api rakitan dan lemparan batu saat menggrebek lokasi sabung ayam di Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Namun akhirnya anggota Satreskrim dipimpin Kasat Reskrim, AKP Novi Ediyanto dan Kanit Pidum Ipda Irwan Sidik akhirnya berhasil meyakinkan warga sehingga mereka menghentikan tembakan ke arah polisi.

Setelah berhasil mengindari serangan ratusan warga yang tengah asyik menyaksikan judi sabung ayam, polisi berhasil menangkap salah seorang warga yang diduga pemain judi sabung ayam dan beberapa ayam aduan.

Warga yang diamankan tersebut yakni Ahmad (37) yang tinggal di Dusun II Pematang Panggang, Mesuji OKI.

Kapolres OKI AKBP Erwin Rahmat melalui Kanit Pidum Ipda Irwan Sidik mengaku pihaknya cukup kewalahan saat melakukan penggerebekan arena judi sabung ayam tersebut.

"Saat kami datang warga mengejutkan kami dengan tembakan senpi rakitan ke udara. Namun kami berhasil meredam emosi warga sehingga salah seorang pemain bisa digelandang ke Mapolres OKI," ujar Sidik, Rabu (25/6/2014).

Menurut Sidik, arena sabung ayam di Pematang Panggang memang sudah menjadi tradisi dan hiburan masyarakat setempat.

"Untuk menghilangkan kebiasaan nyabung ayam ini perlu adanya campur tangan pemerintah, terutama Kades dan Camat. Kami juga sudah mengimbau masyarakat untuk tidak lagi menggelar arena sabung ayam," timpalnya.

Untuk pemain judi sabung ayam yang diamankan, kata dia, pihaknya tidak bisa melakukan penahanan karena yang bersangkutan hanya sebagai pemain dan belum sempat bertaruh.

"Saat kami datang warga langsung kocar kacir, jadi kami tidak tahu siapa bandar taruhannya. Kalau bandar yang tertangkap maka bisa diproses hukum," ungkap Sidik.

Sementara menurut pengakuan Ahmad, arena sabung ayam tidak setiap hari digelar dan taruhannya pun hanya berkisar antara Rp250 ribu - Rp500 ribu.

"Sebanyak 10% dari taruhan itu hak pemilik gelandang sabung ayam. Untuk lokasi memang banyak tergantung siapa yang membuka gelandang. Tapi hanya warga kampung yang bertaruh, itupun kecil-kecilan," akunya.

Ditambahkan Ahmad, memang sepengetahuannya jika ada pemain datang maka warga yang bertaruh semakin banyak.

"Tapi aku belum pernah taruhan, waktu ditangkap aku cuma nonton dan dak sempat lari," kilah bapak yang telah memiliki dua orang cucu ini.
(sms)
Berita Terkait
Asyik Berjudi saat Pendemi...
Asyik Berjudi saat Pendemi Corona, 4 Warga Palangka Raya Diamankan
Negara-negara yang Melegalkan...
Negara-negara yang Melegalkan Perjudian
Polda Riau Amankan 228...
Polda Riau Amankan 228 Pelaku Tindak Pidana Perjudian
Terlalu, 19 Warga Ini...
Terlalu, 19 Warga Ini Cari Nafkah Lewat Judi saat Corona
Judi Jadi Mata Pencaharian...
Judi Jadi Mata Pencaharian selama Pandemi, 19 Pelaku Ditangkap
Tiga Pria Ditangkap,...
Tiga Pria Ditangkap, Polisi Bongkar Sindikat Judi Hongkong di Pematangsiantar
Berita Terkini
50.342 Kendaraan dari...
50.342 Kendaraan dari Arah Trans Jawa Kembali ke Jakarta
30 menit yang lalu
6 Orang Korban Kebakaran...
6 Orang Korban Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran Dilarikan ke Rumah Sakit Hermina
39 menit yang lalu
Saksi Mata Ungkap Detik-detik...
Saksi Mata Ungkap Detik-detik Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran
6 jam yang lalu
Kebakaran Melanda Pasar...
Kebakaran Melanda Pasar Jiung Kemayoran, Petugas Damkar Masih Berupaya Padamkan Api
7 jam yang lalu
Workshop Pengasuh Bahas...
Workshop Pengasuh Bahas Strategi Pesantren Tetap Berkembang di Era Disrupsi
8 jam yang lalu
Kebakaran Melanda Permukiman...
Kebakaran Melanda Permukiman Padat Penduduk di Kemayoran Malam Ini
8 jam yang lalu
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved