Sehari Sebelum Tewas, Acim Ambil Rapor Praja dan Aura

Selasa, 24 Juni 2014 - 14:18 WIB
Sehari Sebelum Tewas,...
Sehari Sebelum Tewas, Acim Ambil Rapor Praja dan Aura
A A A
BANDUNG - Mahesa Praja (17) ditemukan tewas bersama adiknya, Aura dan pembantu bernama Acim di rumahnya di Jalan Gudang Utara, Kota Bandung, Minggu (22/6/2014). Apa yang dilakukan Praja dan Acim sehari sebelum tewas?

Lia Roslinasari, staf Kesiswaan SMA BPI 1, mengatakan Praja datang ke sekolah pada Sabtu (21/6/2014) pagi hingga siang. Ia datang ke sekolah bersama Acim. "Hari Sabtu itu kan dibagi rapor, dia datang sama Acim yang biasa dipanggil dengan sebutan om," kata Lia, Selasa (24/6/2014).

Menurutnya, Acim memang terbiasa datang ke sekolah untuk mengambil rapor Praja. Itu karena keluarga Praja tinggal di luar kota. "Teman-teman Praja sudah kenal sama Acim. Mereka juga manggilnya om," ungkapnya.

Soal kedekatan Praja dan Acim, Lia mengaku tidak tahu persis. Hanya saja yang ia tahu, Acim adalah saudara Praja yang biasa dipanggil dengan sebutan om.

Sementara selain membawa rapor Praja, Acim juga diketahui sempat membawa rapor Aura yang sekolah di SMPN 44 Kota Bandung. "Waktu di RS Sartika Asih, saya sempat ketemu wali kelasnya Aura. Katanya pagi-pagi Aura itu diambil rapornya sama Acim itu," jelasnya.

Tapi nahas tak bisa dihindari. Sehari setelah menerima rapor, Praja dan Aura tewas, termasuk Acim. Dalam kematian itu, ada kejanggalan karena hanya Acim yang tewas dalam posisi tergantung tali pada tangga rumah. Tapi, polisi belum menyimpulkan apakah Acim pelaku pembunuhan Praja dan Aura kemudian gantung diri atau Acim memang digantung pelaku pembunuhan. Kasus itu hingga kini ditangani Polrestabes Bandung.

Sementara terkait meninggalnya Praja, pihak SMA BPI 1 berencana menggelar doa bersama untuk para korban. Kemungkinan doa bersama digelar setelah kegiatan sekolah kembali normal pada pertengahan Juli mendatang. "Kalau sekarang kan lagi libur. Insya Allah akan ada doa bersama, itu otomatis akan kami lakukan. Tapi waktunya nanti sedang diagendakan dulu," pungkas Lia.
(zik)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
1 jam yang lalu
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
2 jam yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
2 jam yang lalu
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
2 jam yang lalu
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
3 jam yang lalu
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
3 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved