Diduga Menipu dan Gelapkan Uang, 3 Petinggi Cipaganti Ditahan

Selasa, 24 Juni 2014 - 10:18 WIB
Diduga Menipu dan Gelapkan...
Diduga Menipu dan Gelapkan Uang, 3 Petinggi Cipaganti Ditahan
A A A
BANDUNG - Tiga petinggi Cipaganti Group terpaksa dijemput paksa polisi lantaran diduga telah menjadi pelaku dalam kasus penipuan terhadap para investornya dengan kerugian hingga Rp3,2 trilun.

Kasubdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Jabar AKBP Murjoko Budoyono menjelaskan, ketiga orang tersebut dijemput paksa pada Senin (23/6/2014) kemarin di kediamannya masing-masing. Ketiga tersangka, kata Murjoko, adalah AS (52) dan istrinya YTS (44) warga Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong, dan seorang tersangka lain yang juga seorang wanita DSR (61), warga Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung.

"Ketiganya kita tahan atas enam laporan masyarakat yang menjadi investornya mengenai dugaan penipuan dan penggelapan dengan total kerugian mencapai Rp3,2 triliun," jelas Murjoko.

Murjoko mengatakan, pihaknya terpaksa melakukan upaya paksa terhadap ketiga tersangka untuk mencegah mereka melarikan diri. "Selain itu alasan kita melakukan upaya jemput paksa karena untuk mencegah tersangka menghilangkan barang bukti," terangnya.

Saat ini, selain mengamankan ketiga tersangka, pihaknya telah mengumpulkan beberapa barang bukti berupa dokumen perkoperasian dan dokumen kerja sama koperasi dengan beberapa perusahaan Cipaganti Group.

Kini ketiga tersangka telah mendekam di sel tahanan Mapolda Jabar. Ketiganya dijerat dengan Pasal 372 dan 378 jo 55 dan 56 KUHPidana dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. "Kita juga tidak menutup kemungkinan juga akan kenakan dugaan tindak pencucian uang terhadap para tersangka," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya mengimbau bagi para investor agar tidak melakukan tindakan yang dapat membuat situasi kamtibmas tidak kondusif. "Mari kita jalani proses ini dengan saling memberikan informasi sehingga yang paling diharapkan adalah dapat melindungi hak para mitra atau investor," pungkasnya.

Seperti diketahui, Cipaganti Group terkenal sebagai perusahaan pelopor shuttle travel yang melayani jasa antar Bandung-Jakarta. Perusahaan tersebut semakin berkembang hingga memiliki usaha lain seperti sewa kendaraan, sewa alat berat, pembangunan perumahan, dan masih banyak lagi.
(zik)
Berita Terkait
Do Kwon, Dalang Penipuan...
Do Kwon, Dalang Penipuan Kripto Rp606,7 Triliun, Ditangkap
Korban Penipuan Bos...
Korban Penipuan Bos WO Ayu Puspita Capai 87 Orang
Bos OpenAI Sebut Aksi...
Bos OpenAI Sebut Aksi Penipuan Menggunakan AI Mengintai Dunia
Polisi Tetapkan Bos...
Polisi Tetapkan Bos Wedding Organizer Ayu Puspita Tersangka Penipuan
Warga Cipaganti Geger,...
Warga Cipaganti Geger, Ada Mayat Pria di Sungai Cikapundung
Bos Penipuan Investasi...
Bos Penipuan Investasi Rp84 Miliar Hilang dari Tahanan, Hakim Murka
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
50 menit yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
1 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
1 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
2 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
3 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
4 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved