Kadinkes DKI: KJS Tak Mati!

Rabu, 18 Juni 2014 - 06:30 WIB
Kadinkes DKI: KJS Tak...
Kadinkes DKI: KJS Tak Mati!
A A A
JAKARTA - Meski Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sudah diberlakukan sejak 1 Januari 2014 lalu, tidak mematikan Kartu Jakarta Sehat (KJS) sebagai program Pemprov DKI Jakarta. Pasalnya, sejumlah pihak menyatakan KJS telah hilang akibat pemerintah pusat memberlakukan BPJS kesehatan untuk seluruh rakyat Indonesia.

"Masih tetap lanjut, KJS sudah diintegrasi dengan BPJS kok. Premi pemegang KJS dibayarkan oleh Pemprov DKI melalui BPJS, jadi KJS tidak mati, masih hidup kok," kata Kepala Dinkes DKI Jakarta Dien Emmawati saat dihubungi Sindonews, Selasa 17 Juni 2014.

Dien mengatakan, pemegang KJS adalah warga yang memiliki Kartu Keluarga dan KTP asli Jakarta. Penggunaan KJS pun bisa digunakan untuk warga DKI yang tengah sakit dan dalam kategori miskin dan rentan miskin

Menurut data Dinas Kesehatan DKI, ada 3,6 juta jiwa yang memiliki KJS. Meski diintegrasi, BPJS sendiri dihitung dari Badan Pusat Statistik (BPS) seluruh Indonesia dan di Jakarta hanya 1,1 juta jiwa.

"Nah yang 2,4 juta jiwa siapa yang bayarin warga kita (Pemprov DKI), ya pakai KJS dong," tukasnya.

Dien juga mengatakan, warga DKI tak perlu khawatir jika mengalami sakit di luar Jakarta, karena KJS tetap bisa digunakan di rumah sakit yang berintegritas dengan BPJS.

"Keuntungan jika warga DKI punya KJS, tapi dia sakit di luar daerah dia bisa pakai kartu KJS-nya untuk mendapatkan layanan rumah sakit (kelas 3), tetapi bekerja sama dengan BPJS," ujarnya.

Namun, Dien mengakui, pihaknya masih memenuhi target KJS yang seharusnya bisa didapatkan sekitar 4,7 juta jiwa atau masih ada 1,1 juta jiwa yang belum menggunakan KJS.

"Bagi masyarakat kurang mampu dan rentan segera daftar Puskesmas, syarat hanya KTP, KK DKI, sudah punya kartu (KJS), jangan sudah sakit, heboh dimana-mana, akhirnya jadi runyam. Karena warga DKI saat sakit langsung tahunya ada kartu tanpa mengurus prosesnya terlebih dahulu," ujarnya.
(mhd)
Berita Terkait
Puluhan KIS Milik Warga...
Puluhan KIS Milik Warga Bumiharjo Jepara Ditemukan di Tempat Rongsok
Ratusan KIS Ditemukan...
Ratusan KIS Ditemukan di Tempat Sampah Halaman Puskesmas Herlang
Kader JKN, Pejuang Keberlangsungan...
Kader JKN, Pejuang Keberlangsungan Jaminan Kesehatan Nasional
Reses di Kelurahan Kunjung...
Reses di Kelurahan Kunjung Mae, Kartini Dicurhati Warga Soal KIS dan KIP
Anggota DPR Sebut Kartu...
Anggota DPR Sebut Kartu Sakti Jokowi Percepat Pengembangan SDM
Program KIS Bantu Ibu...
Program KIS Bantu Ibu Hamil Tak Pusing Lagi Biaya Persalinan
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
5 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
5 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
6 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
7 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
8 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
9 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved