Resahkan Warga, Satpol PP Segel 9 Tempat Karaoke

Selasa, 10 Juni 2014 - 18:58 WIB
Resahkan Warga, Satpol...
Resahkan Warga, Satpol PP Segel 9 Tempat Karaoke
A A A
SEMARANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang menggelar razia di tempat hiburan karaoke di kawasan Kota Lama Semarang, dini hari kemarin. Selain melakukan penggerebekan, petugas juga menyegel sembilan tempat karaoke.

Tak hanya itu, petugas juga melakukan pengecekan terhadap wanita Pemandu Karaoke (PK) di tempat tersebut. Tiga dari beberapa PK diamankan petugas, diketahui tidak memiliki identitas pribadi.

Kepala Bidang ketertiban Masyarakat dan Ketentraman Umum Satpol PP Kota Semarang Aniceto da Silva saat ditemui di sela-sela operasi menuturkan, penertiban dilakukan karena usaha karaoke tersebut ilegal.

"Masyarakat juga mengeluhkan maraknya gadis-gadis PK yang nongkrong di pinggir jalan menawarkan karaoke kepada pengendara yang melintas. “Namun sayang, sepertinya giat operasi ini bocor," ujarnya, kepada wartawan, Selasa (10/6/2014).

Meski begitu, pihaknya terus melanjutkan operasi dengan mengecek administrasi dari beberapa usaha karaoke yang ada di lokasi itu. Pihaknya kemudian menyegel sembilan lokasi karaoke yang diketahui tidak memiliki izin operasional dan melanggar perda Kota Semarang tentang perizinan.

“Kami menyegel sembilan tempat karaoke yang tidak memiliki izin itu. Meski demikian, kami masih memberikan toleransi kepada pengelola untuk segera melengkapi surat izin operasi sekaligus izin penjualan miras juga,” imbuhnya.

Selain menutup lokasi karaoke, pihaknya lanjut juga mengamankan tiga orang wanita pemandu karaoke yang kedapatan tidak memiliki identitas. Para wanita tersebut kemudian diangkut ke mobil Satpol PP dan dibawa ke kantor.

“Kami bawa ke kantor untuk diperiksa. Kami harap dengan kegiatan ini dapat mengurangi gangguan ketentraman dan kenyamanan masyarakat, khususnya di Kota Semarang,” pungkasnya.

Sementara itu, giat operasi Satpol PP tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Sebab selama ini, kegiatan karaoke di tempat itu, serta banyaknya gadis-gadis PK yang berkeliaran sudah sangat mengganggu ketentraman masyarakat.

“Memang seharusnya begitu, soalnya ini sangat mengganggu kami. Apalagi ini menjelang Ramadan, tentu saja ini sangat meresahkan. Kami harap petugas terus meningkatkan operasi serupa untuk mencegah maraknya penyakit masyarakat di Kota Semarang,” kata Agung (32), warga setempat.
(san)
Berita Terkait
Permudah Perizinan,...
Permudah Perizinan, Pemerintah Parepare Buka Layanan Berbasis Online
QNet Ajukan Perpanjangan...
QNet Ajukan Perpanjangan Izin Usaha, Kuasa Hukum: Prosesnya Sesuai Prosedur
Omnibus Law Bikin Izin...
Omnibus Law Bikin Izin Investasi Makin Gampang, Hanya Perlu Selembar Kertas
Jokowi: Perizinan Tak...
Jokowi: Perizinan Tak Sehat, Rakyat Jadi Korban
Kemendag Terapkan Izin...
Kemendag Terapkan Izin Ekspor Impor Melalui Sistem INSW
Mudah dan Praktis, Kini...
Mudah dan Praktis, Kini Perizinan Usaha Mikro Kecil Cukup lewat OSS
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
51 menit yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
7 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
9 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
9 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
9 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
10 jam yang lalu
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved