Satu Warga Sukabumi Tewas Terjangkit HIV/AIDS

Senin, 26 Mei 2014 - 02:03 WIB
Satu Warga Sukabumi...
Satu Warga Sukabumi Tewas Terjangkit HIV/AIDS
A A A
SUKABUMI - Seorang warga Kabupaten Sukabumi tewas akibat terjangkit virus Human Immunodeficiency Virus/ Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS). Dengan demikian sepanjang 2014 ini terdapat delapan orang warga yang meninggal akibat penyakit tersebut.

Berdasarkan data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sukabumi kasus kematian seorang penderita HIV/AIDS ini diketahui berdasarkan laporan yang diterima pada Rabu 21 Mei 2014 lalu.

Korban yang identitasnya dirahasiakan ini telah terjangkit virus mematikan tersebut sejak beberapa tahun terakhir.

Sekretaris KPA Kabupaten Sukabumi dr Asep Suherman menerangkan dengan kasus kematian ini maka jumlah penderita HIV/AIDS yang meninggal dunia sepanjang 2014 ini mencapai delapan orang.

“Kami menerima laporan lagi, bahwa satu penderita meninggal dunia, maka jumlah kasus kematian menjadi delapan orang,” ungkap Asep, Minggu (25/5/2014).

Akumulasi data tahun 2013 hingga kini, maka keseluruhan kasus kematian akibat HIV/AIDS sebanyak 109.

Asep Suherman mengatakan, dengan data tersebut maka penyebaran virus cendrung meningkat setiap tahunnya, bahkan KPA memperkirakan setiap bulannya ditemukan kurang lebih 10 kasus.

Umumnya penyebaran terjadi akibat seks bebas. “Dikatakan kasus baru karena identitas maupun domisili mereka baru terungkap atau berbeda dengan penderita-penderita sebelumnya yang sudah lebih dahulu terdata,” papar Asep.

Sejauh ini, KPA tengah menangani pengobatan 324 orang penderita dengan tingkat penularan yang berbeda.

Disamping itu hasil pemetaan KPA, terdapat 10 kecamatan yang ditetapkan sebagai daerah rawan penyebaran HIV/IAIDS. Daerah tersebut antara lain Kecamatan Cisaat, Cibadak, Sukaraja, Sukabumi, Cikembar, Cicurug, Pelabuhanratu, Ciracap, Ciantayan dan Kecamatan Kebon Pedes.

Sementara itu Bendahara Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sukabumi, Yohana Sunarto mengungkapkan upaya menekan penyebaran HIV/AIDS harus dilakukan sejak dini, salah satunya dengan cara menjauhkan anak-anak dari lingkungan yang berpotensi penyebaran virus.

“Dengan cara menanamkan moral dan pengetahuan akan bahaya-bahayanya,” tutur Yohana.
(sms)
Berita Terkait
Diidap Ratusan Mahasiswa...
Diidap Ratusan Mahasiswa di Bandung, Apa Itu HIV AIDS?
Kaum Wanita dan Anak...
Kaum Wanita dan Anak Jadi Populasi Kunci dalam Upaya Akhiri AIDS
Wijianto Jalan Kaki...
Wijianto Jalan Kaki di 30 Provinsi untuk Hapus Stigma Orang dengan HIV
Badai COVID-19 Belum...
Badai COVID-19 Belum Berlalu, Kini Muncul Strain HIV Supermutan
Pengidap HIV-AIDS di...
Pengidap HIV-AIDS di Sulsel Mencapai 26 Ribu Orang
Luc Montagnier, Ilmuwan...
Luc Montagnier, Ilmuwan Penemu Virus HIV/AIDS Meninggal Dunia
Berita Terkini
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
12 menit yang lalu
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
2 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
3 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
3 jam yang lalu
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved