Kali Pesanggrahan Meluap Rendam Ratusan Rumah

Jum'at, 23 Mei 2014 - 20:18 WIB
Kali Pesanggrahan Meluap...
Kali Pesanggrahan Meluap Rendam Ratusan Rumah
A A A
JAKARTA - Ratusan warga Jakarta Barat di kawasan Kali Pesanggrahan, Jakarta Barat mengalami kebanjiran. Sedikitnya air setinggi 30-80 cm merendam pemukimannya.

Berdasarkan pantauan, banjir terjadi di pemukiman Rw 05, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Air setinggi 30-50 cm menggenangi Rt 02,03,04, dan 13 yang terdiri dari ratusan jiwa.

Begitu juga di kawasan Apartemen wesling yang berada di Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Kendati demikian, para warga bertahan dirumah lantaran tidak ada tenda ataupun posko pengungsian.

Mastiur Lan (63) warga RT13/05 Kedoya Selatan mengatakan, air meluap dan memasuki pemukiman setinggi 30 centimeter sejak pukul 02.00 WIB, Jumat (23/5/2014). Menurutnya, masalah banjir yang terjadi ini belum tertangani sejak dirinya pindah ke lokasi itu pada 1986 silam. Untuk itu dia berharap siapapun Presidennya nanti agar dapat memperhatikan nasib warga yang berada di kawasan kali.

"Setiap tahun selalu begini, apa kerjanya pemerintah dan apa guna kami membayar pajak," kata Mastiur Lan saat ditemui di lokasi, Jumat (23/5/2014).

Pria yang merupakan pensiunan guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) 197 itu mengatakan banjir serupa juga sempat terjadi pada Jumat pekan lalu. Bahkan, Dia melihat selama musim kemarau ini, pihak terkait sama sekali tidak bertindak.

"Untungnya pintu air masih berfungsi meski jarang dirawat. Kalau tidak berfungsi, banjir akan semakin parah," ungkapnya.

Berbeda dengan para pemukiman warga Rw 05 di Kedoya Selatan. Warga apartemen Wesling justru berlomba-lomba menyelamatkan diri menggunakan perahu karet yang di sediakan oleh pengelola.

"Mending ngungsi dulu deh ke hotel terdekat, ketimbang mau kerja harus basah-basahan," ujar Timothy (42) warga penghuni apartemen Westling itu.

Sejak tinggal di apartemen selama enam tahun belakangan ini, lanjut Timothy pelataran Apartemen kerap digenagi air setiap air kali pesanggrahan meluap. Padahal pada tahu lalu, kali depan pintu masuk Apartemen telah diturap.

Ditengah ratusan warganya yang sedang mengalami kebanjiran, Wali Kota Jakarta Barat, Anas Efendi dan Kasudin PU Air Jakarta Barat, Pamudji sedang berada di kepulaun Riau.

Melalui pesan singkatnya, Pamudji mengatakan dirinya saat ini sedang berada di Riau bersama Walikota Jakarta Barat, Anas Effendi. Namun, dirinya enggan menjawab apa yang sedang di kerjakan di Riau sana. Dia berdalih jika penangana banjir di kawasan kali pesanggrahan merupakan milik kementrian PU dan Dinas PU.

"Untuk pesanggrahan, pekerjaan fisiknya dari Kementrian PU. Sedangkan pembebasan tanahnya dari DPU," ujarnya
(ysw)
Berita Terkait
Riwayat Banjir Besar...
Riwayat Banjir Besar di DKI Jakarta Sejak 1918 Hingga 2020
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Sejumlah Hotel Disiapkan...
Sejumlah Hotel Disiapkan Untuk Tampung Warga Terdampak Banjir
Anies Bocorkan Jurus...
Anies Bocorkan Jurus Atasi Banjir di Kampung Cipinang
Anies Posting Ini di...
Anies Posting Ini di Akun Media Sosial, Antisipasi Banjir Datang
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
35 menit yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
2 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
3 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
3 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved