Pembersihan Material Longsor Sinjai Terkendala Hujan Deras

Senin, 19 Mei 2014 - 20:28 WIB
Pembersihan Material...
Pembersihan Material Longsor Sinjai Terkendala Hujan Deras
A A A
SINJAI - Dengan alat seadanya, puluhan warga dibantu personel TNI dari KODIM 1424/Sinjai kembali membersihkan material longsor yang menutupi saluran irigasi Apareng 3 di Dusun Pao-pao, Desa Palangka, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

"Untuk sampai ke lokasi longsor, kami harus berjalan kaki sepanjang 1, 5 kilometer melewati kebun cengkeh dan rimbunan bambu serta menyusuri pinggiran Sungai Apareng," ujar Abdullah, salah seorang warga yang ikut membersihkan material longsor, Senin (19/5/2014).

Namun, upaya yang dilakukan warga bersama personil TNI tersebut tidak berlangsung lama. Sekira pukul 10.00 WITA, tiba-tiba hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Untuk menghindari terjadinya longsor susulan yang bisa membahayakan keselamatan mereka, puluhan warga tersebut memilih kembali pulang ke rumahnya.

"Kami memilih meninggalkan lokasi longsor demi keselamatan warga karena hujan deras yang tiba-tiba mengguyur," ujar Waris, salah seorang personel TNI.

Di tempat terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai Andi Junaedi Mustafa mengatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten Sinjai telah berupaya membantu warga dalam pembersihan material longsor.

Menurutnya, Pihak BPBD Kabupaten Sinjai telah menghubungi instansi teknis seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Provinsi Sulawesi Selatan untuk menerjunkan alat berat ke wilayah longsor. "Tetapi, karena medan yang sulit, ditambah tanah yang labil dan cuaca buruk, sampai saat ini belum satu pun alat berat yang berhasil mencapai lokasi longsor," ujarnya.

Andi Junaedi menambahkan, untuk mencari solusi lain, pihaknya telah mengagendakan rapat dengan instansi terkait agar masalah ini tertangani secepatnya. "Saya telah laporkan hal ini ke Pak Bupati dan akan menggelar rapat dengan instansi terkait dalam waktu dekat," ujar Andi.

Sementara itu Komandan Kodim 1424/Sinjai Letkol Infanteri Maskun Nafik mengatakan, penanganan longsor secara cepat sangat dibutuhkan. Menurutnya, jika penanganan terlambat dilakukan terhadap saluran irigasi Apareng 3, dikhawatirkan terjadi gagal panen dan yang dirugikan adalah ribuan petani yang bermukim di tiga desa.

Diberitakan sebelumnya, tanah longsor menutup saluran irigasi Apareng 3 di Dusun Pao-pao, Desa Palangka, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Longsor terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras Rabu (14/5/2014).
(zik)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Longsor, Lalu Lintas Lumpuh Total Tewaskan Satu Orang
Berita Terkini
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
8 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
10 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
11 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
11 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
12 jam yang lalu
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
12 jam yang lalu
Infografis
Waspada, Berikut Penyakit...
Waspada, Berikut Penyakit yang Sering Muncul saat Musim Hujan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved