Kulon Progo belum bebas malaria

Jum'at, 16 Mei 2014 - 14:51 WIB
Kulon Progo belum bebas...
Kulon Progo belum bebas malaria
A A A
Sindonews.com - Penanganan dan pencegahan penyakit malaria di Kabupaten Kulon Progo, masih perlu ditingkatkan. Hanya Kabupaten Kulon Progo yang belum menerima sertifikat eliminasi malaria dari Kementerian Kesehatan. Kurangnya kesadaran masyarakat dan belum adanya program terpadu lintas kabupaten menjadi hambatan.

Kasi Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo Slamet Riyanto mengatakan, masih perlu perjuangan ekstra agar Kulon Progo bebas dari malaria. Saat ini tinggal Kulon Progo saja yang belum menerima sertifikat eliminasi malaria dari Kementerian Kesehatan. Sebab, empat kabupaten/kota di DIY yang lain telah memegang sertifikat ini yang diserahkan pada akhir April lalu. "Perlu kerja keras, agar 2018 kita bisa mendapatkan sertifikat," jelas Slamet, Jumat (16/5/2014).

Pemkab Kulon Progo, ujar dia, sebenarnya telah membentuk Tim Eliminasi Malaria yang melibatkan lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Kulon Progo. Dari sisi regulasi, juga telah ada Peraturan Bupati (Perbup) No 67/2013 tentang Eliminasi Malaria di Daerah. Menurutnya, penanganan malaria memang tidak bisa tuntas jika hanya dilakukan oleh Pemkab Kulon Progo. Sebab kasus yang ada banyak terjadi di daerah perbatasan dengan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Kerja sama lintas batas pun sudah digagas beberapa waktu lalu. Kenyataannya, Pemkab Purworejo belum memiliki Juru Malaria Desa (JMD) sebagai ujung tombak program ini. Selain itu, kendala yang ada juga terkait kesadaran masyarakat yang masih kurang. Masyarakat masih sulit melakukan kegiatan swadaya untuk pencegahan. Mereka lebih banyak mengandalkan program dan bantuan dari pemerintah. "Kerja sama lintas batas ini yang harus diintensifkan," ujarnya.

Untuk mempercepat program kabupaten bebas malaria, akan dilakukan secara bertahap. Salah satunya dengan melakukan eliminasi di setiap desa terlebih dahulu, baru diikuti di tingkat kecamatan.
(zik)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
2 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
3 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
3 jam yang lalu
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved