Siswa SDN di Garut kerap mengungsi saat hujan turun

Minggu, 11 Mei 2014 - 10:31 WIB
Siswa SDN di Garut kerap...
Siswa SDN di Garut kerap mengungsi saat hujan turun
A A A
Sindonews.com - Jika hujan deras mengguyur, puluhan siswa SDN Ciroyom II, Desa Ciroyom, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, harus mengungsi ke ruangan kelas yang lebih layak. Bangunan ruang kelas mereka yang terbuat dari bambu dan atap ilalang, tidak dapat melindungi mereka dari air hujan.

"Air dapat dengan mudah masuk dari sela-sela atap. Selalu bocor. Selain itu, dinding bambunya juga sebagian hilang karena sudah bolong-bolong. Kalau hujan angin, air masuk juga dari samping. Belum lagi air dari bawah, karena dua bangunan kelas itu tidak memiliki lantai, langsung tanah," kata pengajar tenaga sukarela di SDN Ciroyom II, Subhan, saat dihubungi, Minggu (11/5/2014).

Para siswa yang diungsikan jika hujan turun ini adalah siswa kelas II dan IV. Mereka menggunakan dua ruang kelas yang bentuknya menyerupai gubuk. "Mereka harus dipindah belajarnya, kalau masih tetap di ruangan kelas ini, bisa-bisa baju dan buku pelajaran basah. Mereka yang menggunakan ruangan kelas ini adalah 24 siswa kelas II dan 32 siswa kelas IV," sebutnya.

Jika hujan turun, puluhan siswa ini biasanya digabungkan dengan siswa kelas III dan V. Berbeda dengan siswa kelas II dan IV, siswa lain dari kelas I, III, V, serta kelas VI, menggunakan ruangan kelas masing-masing yang lebih layak.

Diberitakan sebelumnya, SDN Ciroyom II di Desa Ciroyom mengalami kekurangan ruangan kelas. Dari tujuh ruangan yang ada di sekolah itu, dua ruangan kelas sisanya berbentuk seperti gubuk atau kandang ternak. Setiap tahun, material kayu dan bambu pada bangunan dua ruangan kelas ini harus diganti. Penyebabnya, kualitas material kayu dan bambu tidak dapat bertahan untuk berdiri lebih lama.

Masyarakat dan warga sekolah selalu ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan ulang dua ruang kelas ini. Bahan material, didapat dari hasil alam masyarakat. Meski beratap ilalang, sebagian dinding bolong, dan beralaskan tanah, para siswa yang menempati ruangan kelas tersebut selalu antusias saat mengikuti pelajaran yang disampaikan guru mereka. Pihak sekolah dan masyarakat sekitar berharap, pemerintah dapat memberikan bantuan untuk SDN Ciroyom II.
(zik)
Berita Terkait
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Bangunan Sekolah SMP...
Bangunan Sekolah SMP Negeri 2 Palu Ambruk Akibat Banjir
Rawan Roboh, Plafon...
Rawan Roboh, Plafon Ruang Kelas SDN Talunkidul Disangga Bambu
Sekolah Rusak di Pelosok...
Sekolah Rusak di Pelosok Negeri
Miris! Tidak Ada Anggaran,...
Miris! Tidak Ada Anggaran, SD Negeri di Serang Ini Dibiarkan Rusak Sejak 2012
Tiga Ruang Kelas dan...
Tiga Ruang Kelas dan Perpustakaan di SDN 2 Paeidean Rusak
Berita Terkini
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
16 menit yang lalu
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
42 menit yang lalu
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
42 menit yang lalu
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
1 jam yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
1 jam yang lalu
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
3 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved