Jalur KA Rembang-Semarang segera dihidupkan kembali

Kamis, 08 Mei 2014 - 21:11 WIB
Jalur KA Rembang-Semarang...
Jalur KA Rembang-Semarang segera dihidupkan kembali
A A A
Sindonews.com – PT KAI bakal kembali mengaktifkan Jalur KA Semarang-Rembang. Reaktivasi ini rencananya akan dilakukan setelah reaktivasi jalur KA Kedungjati-Tuntang dan Ambarawa-Secang.

Executive Vice President PT KAI Daop IV Semarang, Wawan Aryanto mengatakan, belum mengetahui secara pasti kapan waktu reaktivasi jalur Semarang-Rembang.

“Reaktivasi jalur Semarang-Rembang baru akan dilaksanakan setelah Jalur Kedungjati-Tuntang dan Ambarawa-Secang. Kemungkinan, bisa tahun ini bisa juga awal tahun depan,” katanya, Kamis (8/5/2014).

Dia mengaku, kewenangannya kapan mulai reaktivasi berada di Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Rekativasi Jalur Semarang-Rembang dimaksudkan untuk mengurangi beban jalur pantura yang semakin padat.

Dikatakannya, meski reaktifasi jalur Semarang-Rembang masih cukup lama, namun pihaknya sudah mulai melakukan sosialisasi kepada warga masyarakat.

Pihaknya berharap, warga yang menempati jalur KA untuk bersiap melakukan pembongkaran.

“Kita sosialisasi lebih awal, kita sudah sampaikan kepada warga supaya siap-siap untuk membongkar bangunan,” katanya.

Humas Daop IV Eko Budiyanto menambahkan, untuk melakukan sosiasolisasi paling tidak dilakukan tiga kali.

Setelah dilakukan sosiaslisasi dan masyarkat masih membandel maka akan tetap dilakukan pembongkaran.

”Tidak ada istilah terlanjur di tempat. Dulu di Jakarta gedung lima lantai tetap ditertibkan karena berdiri di lahan milik PT KA,” timpalnya.

Eko menyebutkan, reaktivasi jalur Semarang-Rembang merupakan bagian dari rencana induk perkeretaapian Nasional dan Jateng. Dimana sejumlah jalur KA yang sebelumnya tidak digunakan akan kembali digunakan.

Untuk rute lain yang juga diaktifkan di provinsi ini yaitu Kedungjati-Tuntang-Ambarawa-Bawen, kemudian Solo - Wonogiri yang segera dioperasikan, serta reaktivasi jalur Poncol Pelabuhan Tanjung Emas untuk jalur KA barang yang akan dimulai 2015 mendatang.
(sms)
Berita Terkait
3 Alasan Mengapa Kereta...
3 Alasan Mengapa Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Mendadak Menurut KAI
Deretan Kecelakaan Kereta...
Deretan Kecelakaan Kereta Api Terburuk dalam Sejarah, Nomor 5 Paling Tragis
10 Kereta Api Tercepat...
10 Kereta Api Tercepat di Dunia, Nomor 1 Melaju 460 Km/Jam
Kereta Tabrak Bus di...
Kereta Tabrak Bus di Thailand, 8 Orang Tewas
Dampak Banjir, Seluruh...
Dampak Banjir, Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal Kembali Dibatalkan Hari ini
Kereta Bandara Soetta...
Kereta Bandara Soetta Mulai Beroperasi 1 Juli 2020
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
3 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
3 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
4 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
12 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
12 jam yang lalu
Infografis
Pacu Jalur, Olahraga...
Pacu Jalur, Olahraga Tradisional Riau yang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved