Pedagang Pasar Sentral Makassar nilai pemerintah kurang tanggap

Kamis, 08 Mei 2014 - 18:54 WIB
Pedagang Pasar Sentral...
Pedagang Pasar Sentral Makassar nilai pemerintah kurang tanggap
A A A
Sindonews.com - Peristiwa kebakaran di Pasar Sentral Makassar, Sulawesi Selatan, disesalkan Ketua Asosiasi Pedagang Makassar Mall dan Pasar Sentral, HM Sahib. Menurutnya, pihak pemerintah kurang tanggap terhadap antisipasi kebakaran.

Padahal, kata Sahib, jauh sebelumnya pihaknya telah meminta kepada Walikota sebelumnya dan disetujui untuk menempatkan armada pemadam kebakaran di kawasan Pasar Sentral lama.

"Ini bentuk kegagalan pemerintah dan kami sudah berulang kali melakukan audiensi. Tapi yang sudah terjadi, kini kami meminta sampah kebakaran ini segera dibersihkan dan diangkut karena pedagang ingin tetap kembali menjual di lokasi ini semula 2-3 hari ke depan," ujar Sahib, Kamis (8/5/2014).

Sahib menambahkan, kerugian ditaksir mencapai triliunan. Sebab, di Mall Matahari harta benda mapun barang jualan tidak sempat diselamatkan. Kebakaran itu juga menghanguskan 3 Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Dinas Pemadam Kota Makassar, Imran Samad, yang dikonfirmasi mengaku sudah berusaha maksimal melakukan pemadaman dengan mengerahkan 24 mobil armada dan mobil tangki, ditambah personel yang jaga malam. "Bukan kami terlambat memadamkan api, tapi akses jalan menuju lokasi kebakaran hanya satu arah titik yakni di Jalan Irian dan itupun banyak lapak yang dipisahkan agar tidak menjalar ke lapak yang lain," kata Imran.

Seperti diketahui, kebakaran yang terjadi Rabu (7/5/2014) malam itu menghanguskan 3.000-an lapak, 106 ruko, dan 16 toko.
(zik)
Berita Terkait
Peristiwa Kebakaran...
Peristiwa Kebakaran di Jakarta yang Menelan Korban Jiwa
Pemerintah Harus Perbaiki...
Pemerintah Harus Perbaiki Tata Kelola Lapas di Tanah Air
Api Membakar Puluhan...
Api Membakar Puluhan Rumah di Pemukiman Padat Topoyo, Mamuju, Sulbar
Asap Kebakaran di Los...
Asap Kebakaran di Los Angeles Mengandung Racun Berbahaya
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Empat Rumah Petani Ludes...
Empat Rumah Petani Ludes Terbakar, Seorang Luka-Luka
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
56 menit yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
58 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
58 menit yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
1 jam yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
3 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved