Pemuda di Serang bunuh diri setelah diputus pacar
Selasa, 06 Mei 2014 - 21:23 WIB
Pemuda di Serang bunuh diri setelah diputus pacar
A
A
A
Sindonews.com - Baidilah (25), warga Kampung Kaduciung, Kelurahan Curug, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, mengakhiri hidupnya dengan cara menceburkan diri ke dalam sumur di belakang rumahnya. Diduga, Baidilah melakukan aksi itu karena diputus pacarnya, Selasa (6/5/2014).
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, korban yang sehari-hari bekerja sebagai buruh pembuat genting di kampungnya ini, ditemukan oleh paman korban, Abdullah (35) sekira pukul 16.00 WIB. Sang paman curiga karena sumur yang biasanya tertutup tiba-tiba sudah dalam keadaan terbuka. Abdullah lantas melihat ke dalam sumur dan melihat sesosok mayat di dasar sumur.
Dia lalu mengambil senter ke dalam rumah. Dan, betapa kagetnya dia melihat yang ada di dalam sumur berkedalaman 15 meter tersebut adalah Baidillah. Melihat keponakannya sudah tidak bernyawa, Abdullah meminta pertolongan kepada warga sekitar untuk mengangkat jasad Baidillah.
"Tapi warga nggak ada yang berani, Mas. Di dalam ada gas beracun, jadi warga minta bantuan ke kepolisaian," jelasnya kepada sindonews.
Dan, akhirnya setelah dua jam berusaha mengangkat korban, pukul 18.00 petugas pemadam kebakaran berhasil mengevakuasi korban ke atas dalam keadaan sudah kaku.
Menurut kerabat korban, Muhyi (24), korban sehari-hari pendiam. Tapi, semalam dia sempat bicara tentang pacarnya. "Semalam dia bilang kalau dia udah diputusin pacarnya," ungkap Muhyi yang juga rekan kerja korban di pabrik genting sekitar rumahnya.
Keluarga tidak mengizinkan polisi untuk melakukan otopsi "Ini musibah, mau langsung dimakamkan saja" ujar paman korban.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, korban yang sehari-hari bekerja sebagai buruh pembuat genting di kampungnya ini, ditemukan oleh paman korban, Abdullah (35) sekira pukul 16.00 WIB. Sang paman curiga karena sumur yang biasanya tertutup tiba-tiba sudah dalam keadaan terbuka. Abdullah lantas melihat ke dalam sumur dan melihat sesosok mayat di dasar sumur.
Dia lalu mengambil senter ke dalam rumah. Dan, betapa kagetnya dia melihat yang ada di dalam sumur berkedalaman 15 meter tersebut adalah Baidillah. Melihat keponakannya sudah tidak bernyawa, Abdullah meminta pertolongan kepada warga sekitar untuk mengangkat jasad Baidillah.
"Tapi warga nggak ada yang berani, Mas. Di dalam ada gas beracun, jadi warga minta bantuan ke kepolisaian," jelasnya kepada sindonews.
Dan, akhirnya setelah dua jam berusaha mengangkat korban, pukul 18.00 petugas pemadam kebakaran berhasil mengevakuasi korban ke atas dalam keadaan sudah kaku.
Menurut kerabat korban, Muhyi (24), korban sehari-hari pendiam. Tapi, semalam dia sempat bicara tentang pacarnya. "Semalam dia bilang kalau dia udah diputusin pacarnya," ungkap Muhyi yang juga rekan kerja korban di pabrik genting sekitar rumahnya.
Keluarga tidak mengizinkan polisi untuk melakukan otopsi "Ini musibah, mau langsung dimakamkan saja" ujar paman korban.
(zik)