TKI asal Karawang disiksa majikan selama 5 tahun

Selasa, 06 Mei 2014 - 14:06 WIB
TKI asal Karawang disiksa...
TKI asal Karawang disiksa majikan selama 5 tahun
A A A
Sindonews.com - Lima tahun menjadi TKI di Arab Saudi, Ai Suherti (34), pulang dengan kondisi fisik mengenaskan.

Di tubuh warga Dusun Tamelang Rt 15/07 Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Karawang ini, terlihat bekas luka-luka cukup parah pada kedua kakinya, kepala, mulut serta tangan. Tak hanya itu, kulit bagian punggungnya pun terlihat melepuh, bekas setrikaan.

Wanita ini menuturkan, kondisi fisiknya yang mengenaskan itu akibat siksaan yang terus menerus dilakukan majikannya selama lima tahun bekerja di tempat tersebut.

Ai mengaku tak bisa berbuat apa-apa. Diapun nyaris frustasi dan sempat terlintas untuk mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

Itu dilakukan, lantaran dia tak tahan dengan berbagai siksaan yang diterimanya, seperti cambukan, pukulan dengan rotan dan besi juga benda tumpul lain, juga disetrika.

"Saya sempat putus asa. Selama lima tahun bekerja di majikan itu, saya sering mendapatkan siksaan. Padahal, hanya gara-gara kesalahan kecil," ujarnya, seraya memperlihatkan bagian tubuhnya yang terluka, Selasa (6/5/2014).

Selama lima tahun itu pula, Ai tidak bisa melakukan komunikasi dengan keluarganya. Pihak keluarga pun merasa cemas lantaran sejak kepergian Ai pada tahun 2009 silam melalui sebuah PJTKI di Jakarta, tak ada lagi komunikasi.

"Saat pertama berangkat pada tahun 2009, saya langsung bekerja di sebuah rumah. Nama majikan saya Wat Hat. Awalnya, biasa saja. Majikan saya baik dan saya bekerja secara normal," timpalnya.

Tapi setelah masuk ke bulan ke enam dia bekerja, hal aneh mulai terjadi. Majikannya mulai melakukan pemukul setiap kali dirinya melakukan kesalahan.

“Pemukulan tersebut tidak hanya menggunakan tangan. Kadang dengan besi dan rotan hingga kedua kaki saya mengalami luka-luka yang cukup parah dan tidak bisa berjalan," tutur korban.
(sms)
Berita Terkait
Anak TKI Dinilai Rentan...
Anak TKI Dinilai Rentan Jadi Korban Kekerasan, Mengapa?
Dituduh Punya Ilmu Sihir,...
Dituduh Punya Ilmu Sihir, TKW Situbondo Lolos Hukuman Mati Di Arab Saudi
Moratorium Pengiriman...
Moratorium Pengiriman TKI ke Malaysia, BP2MI Beberkan Kekerasan Dialami Pekerja
Video Ibu Aniaya Anak...
Video Ibu Aniaya Anak Viral di Medsos, Polresta Cirebon Lakukan Penyelidikan
Tergiur Gaji Besar,...
Tergiur Gaji Besar, TKW Asal Grobogan Jadi Korban Perdagangan Manusia di Arab Saudi
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
1 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
1 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
2 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
2 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
4 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
4 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA...
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved