Motif pembunuhan balita di Cakung karena korban tak menurut

Minggu, 04 Mei 2014 - 20:47 WIB
Motif pembunuhan balita...
Motif pembunuhan balita di Cakung karena korban tak menurut
A A A
Sindonews.com - Pihak kepolisian menyatakan motif pembunuhan Difa Putri Andriani (3) putri pasangan Andre Fauzi (30) dan Imah (24) karena korban dinilai tak menurut dan membandel oleh pelaku.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Mulyadi Kaharni mengatakan, untuk sementara motif penganiayaan karena korban bandel.

Sehingga memicu kekesalan Yang yang berujung penganiayaan. Dari hasil visum ditemukan luka gigitan di dada dan punggung. Selain luka gigitan, seminggu sebelum tetangga sempat melihat bibir korban pecah.

"Tapi kami tidak berhenti disini. Kami masih dalami motifnya. Sebab namanya anakkan sudah biasa bandel," ujarnya.

Tersangka kini dijerat pasal 80 ayat (1) dan ayat (3) UU RI 23/2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman yakni pidana penjara maksimal 10 tahun dan atau denda maksimal Rp200 juta.

Diva meninggal di RS Persahabatan. Sebelumnya Diva dibawa ke Klinik Al-Falah Klender di Jalan Raya Bekasi, Jakarta Timur.

Di klinik tersebut tidak sanggup menangani sehingga dirujuk ke RS Persahabatan. Setibanya di RS Persahabatan sekitar pukul 10.00 WIB Diva sudah meninggal.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menjelaskan, dari penuturan pelaku dia merasa kesal terhadap korban yang dianggap bandel dan apabila dikasih tahu atau nasehati tidak menuruti.

Selain itu, sebelum kejadian tersebut, korban bangun pagi dan keluar rumah lalu main ke tempat tetangga dengan membawa tas suami Yani yang berisi STNK. "Saat itulah pelaku geram dan memukuli korban," jelasnya.

Dari hasil autopsi yang dilakukan dokter terdapat luka-luka di sekujur tubuh Diva. Sementara itu, penyebab kematian korban karena adanya pukulan di bagian kepala.

"Berdasarkan pengakuan pelaku, dia menganiaya korban menggunakan tangan, mencubit, mengigit dan membenturkan kepala bocah itu ke dinding," kata Rikwanto.
(sms)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
39 menit yang lalu
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
1 jam yang lalu
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
2 jam yang lalu
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
2 jam yang lalu
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
2 jam yang lalu
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
11 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved