Pengawasan dimana-mana tapi masih kecolongan

Rabu, 23 April 2014 - 02:59 WIB
Pengawasan dimana-mana...
Pengawasan dimana-mana tapi masih kecolongan
A A A
Sindonews.com - Maraknya kasus pelecehan seksual pada anak membuat para orangtua merasa khawatir. Salah satunya yang terjadi pada siswa TK di Jakarta Internasional School (JIS) baru-baru ini.

Kasus pelecehan seksual pada anak juga mengundang rasa prihatin
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Kepala BKKBN Wilayah Provinsi Jawa Barat Siti Fathonah menyesalkan pengawasan JIS yang begitu ketat tetap saja kecolongan.

"Ini muncul satu kasus di dunia pendidikan yang qualified, kurang qualified apa JIS itu, ada CCTV pengawasan dimana-mana tapi masih kecolongan," katanya di Depok, Selasa 22 April 2014.

Siti menambahkan, bukan hanya parenting soal pendidikan seks, sebab para orangtua tak bisa menyalahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah. Namun membangun komunikasi terhadap anak adalah kunci utama.

"Bayangkan saja pada kasus JIS ini jedanya kan lama baru ketahuan. Anak tak bisa komunikasi secara lugas dengan orangtuanya. Kita harus koreksi diri, bagaimana bicara anak dengan tanpa batas. Banyak orangtua sudah menjustifikasi anak, 'tuh kan mama bilang juga apa'," katanya.

Pendidikan seksual sejak dini, kata Siti, juga penting diperkenalkan secara berjenjang. Walaupun sejak usia balita hingga menjelng akil baligh.

"Banyak caranya karena kita tak bisa pukul rata anak. Stage umur ikuti jenjang umur, umur 2 tahun-an tiga, empat, lima tahapan sampai jelang menstruasi atau akil baligh. Harus wajib diberikan pengetahuan itu," ungkapnya.

Artinya anak memahami siapa dirinya serta anatomi tubuhnya hingga bagian reproduksi dan cara menjaganya. Sebab pelajaran yang diberikan di sekolah dinilai tidak cukup mengupas tuntas lebih jauh.

"Anak harus kenali bahwa mereka punya mata, hidung tangan, organ reproduksi. Itu nomor 1. Kami dalam bidang Bina Keluarga Balita dan genre remaja, ikut sosialisasikan ini, karena di sekolah enggak dapat itu. Paling hanya pelajaran Biologi, olahraga, dan agama, itupun tak dikupas tuntas," tandasnya.

Baca:
JIS libatkan agen asing, ada apa?
Komnas PA desak Kemendikbud bentuk tim pencari fakta
(mhd)
Berita Terkait
Kejahatan Seksual
Kejahatan Seksual
Kenali Sex Grooming...
Kenali Sex Grooming dan Modusnya, Jangan Malah Jadi Korban
Lima Negara yang Menerapkan...
Lima Negara yang Menerapkan Hukuman Kebiri
Dugaan Kasus Kejahatan...
Dugaan Kasus Kejahatan Seksual Terjadi di Sebuah SMA
7 Fakta Pulau Pedofil...
7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual
Benjamin Mendy Ketakutan...
Benjamin Mendy Ketakutan di Penjara dengan Pelaku Kejahatan Seksual
Berita Terkini
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
2 jam yang lalu
Tiyo Ardianto Dilaporkan...
Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Polres Tangsel, Pelapornya Pernah Ngaku-ngaku Punya Gunung Parung
2 jam yang lalu
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
4 jam yang lalu
Polisi Persilakan Tiyo...
Polisi Persilakan Tiyo Ardianto Bikin Laporan Dugaan Temuan Alat Pelacak di Mobil
4 jam yang lalu
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
4 jam yang lalu
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
4 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved