Puluhan warung remang-remang hancur kena puting beliung

Jum'at, 18 April 2014 - 16:20 WIB
Puluhan warung remang-remang...
Puluhan warung remang-remang hancur kena puting beliung
A A A
Sindonews.com - Puluhan warung remang-remang di lokalisasi Kober, Telukjambe Barat, Karawang, hancur diterjang angin puting beliung.

Meski banyak pengunjung saat kejadian, namun tak ada korban dalam peristiwa itu. Para penghuni warung remang-remang dan pengunjung langsung berlarian saat gulungan angin berwarna hitam terdengar menderu dan menyapu gubuk-gubuk yang kebanyakan terbuat dari kayu itu.

"Kami sempat kalut saat angin itu menghantam warung. Untung saja tak ada korban yang tertimpa reruntuhan. Padahal saat serangan angin itu, warung tengah ada pengunjung," ucap Lestari (33), salah seorang pemilik warung remang-remang di Kober, Jumat (18/4/2014).

Berdasarkan keterangannya, peristiwa itu berlangsung sekira pukul 02.00 WIB dinihari. Saat aktivitas dunia malam di tempat itu sedang ramai-ramainya.

Rumah warga juga ikut hancur

Angin puting beliung ternyata tak hanya menghantam kawasan warung remang-remang di wilayah Kober saja. Ratusan rumah lainnya di dua kampung di Desa Mulyajaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang ikut terkena terjangan angin kencang.

Berdasarkan informasi yang diterima, serangan angin puting beliung di Kecamatan Telukjambe Barat terjadi dua kali.

Lokasi pertama yang diterjang angin puting beliung di kecamatan tersebut, adalah Kampung Bojong Shyphoon Cibeet dan Kampung Ranca Sepat, keduanya berada di Desa Mulyajaya. Ratusan rumah di dua kampung tersebut porak-poranda.

Salah seorang warga Muhtar (46) mengatakan, sebelum angin puting beliung terjadi, kawasan tersebut terjadi hujan lebat disertai angin kencang.

Tiba-tiba, entah dari mana munculnya, dirinya melihat ada gumpalan angin berwarna kehitaman. Angin itu dengan cepat kemudian menghantam rumah-rumah penduduk di kawasan tersebut. "Cepat sekali pak. Tiba-tiba rumah-rumah hancur," ujarnya, seraya menunjukkan rumah-rumah yang hancur tersebut.

Beruntung, dalam peristiwa itu tak ada korban jiwa. "Kami hanya menderita kerugian materi. Rumah-rumah kami hancur. Sementara hingga saat ini belum juga ada bantuan atau perhatian dari pemerintah, baik kabupaten maupun desa," timpal Wati (34), warga lainnya yang rumahnya juga hancur.

Hingga berita ini dibuat, warga secara swadaya dan gotong royong tengah membersihkan puing-puing sisa reruntuhan rumah.
(rsa)
Berita Terkait
Dampak Angin Kencang...
Dampak Angin Kencang di Depok
Puluhan Rumah Warga...
Puluhan Rumah Warga Gowa Rusak Diterjang Angin Kencang
212 Rumah Rusak Akibat...
212 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang di Kendari
Angin Kencang Rusak...
Angin Kencang Rusak Atap Rumah Warga di Aceh
Baru Selesai Dibangun,...
Baru Selesai Dibangun, Atap Bangunan Pasar Ambruk Akibat Angin Kencang
Bencana Angin Kencang...
Bencana Angin Kencang di Madiun, Pohon dan Tiang Listrik Tumbang
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
16 menit yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
33 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
41 menit yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
1 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
1 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
1 jam yang lalu
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved