Tantang maut di hari pertama Ujian Nasional

Senin, 14 April 2014 - 14:54 WIB
Tantang maut di hari...
Tantang maut di hari pertama Ujian Nasional
A A A
PAGI itu, Agung Widianto (16) tampak terburu-buru. Sekuat tenaga dia mengayuh sepeda ontel, menyusuri jalan setapak yang ada di samping rumahnya, Dukuh Gatak, Desa Ngesrep, Kacamatan Ngamplak, Boyolali.

Karena kecepatan sepedanya, tampak seragam sekolahnya mulai kotor terkena cipratan air. Namun dia tidak peduli. Terlebih saat itu, jam tangannya menunjukkan waktu ujian sekolah semakin dekat.

Setibanya di saluran irigasi, di ujung Desa Ngesrep, wajah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) YP Colomadu ini tidak semakin tegang. Seketika pikirannya menjadi gamang.

Hal itu disebabkan jalan di depannya selebar 30 sentimeter, terbuat dari papan, sepanjang 30 meter, dengan ketinggian hampir sekira 50 meter, berada di atas saluran air irigasi. Belum lagi lebarnya sungai yang ada di bawahnya, seakan manariknya untuk turun.

Di tengah kegamangannya tersebut, dia kembali ingat dengan ujian sekolahnya. Dengan membaca bismillah, Agung akhirnya mengambil risiko melewati jalur maut dengan sepeda ontelnya.

Tepat di tengah jalan tersebut, Agung terpeleset dan nyaris terjatuh ke sungai. Mujur baginya, dia selamat dari maut dan berhasil melewati jembatan. Seketika, ketegangan di wajahnya sirna.

"Alhamdulilah, akhirnya selamat sampai di sini, dan kemungkinan ini tidak telat masuk ujian nasional hari pertama," ucapnya, kepada wartawan, Senin (14/4/2014).

Kepada wartawan, Agung sempat menceritakan keterpaksaannya menantang maut dengan melintasi saluran irigasi. Menurutnya, hal itu disebabkan tidak adanya akses yang lebih dekat menuju sekolah.

Kalaupun ada akses yang memadai, namun jaraknya lebih jauh. Dia harus memutar jalan, melewati Jalan Adi Soemarmo dengan risiko telat masuk ujian lebih tinggi.

Namun begitu, Agung tidak sendiri. Ada siswa lainnya yang mengambil risiko melewati jalur maut itu. Dia adalah Rahmadi, siswa SMA di kawasan Kartasura.

Senada dengan Agung, dia juga mengaku melewati jalan tersebut, karena tidak mau terlambat datang di hari pertama ujian nasional. Dengan melewati jalan itu, dia bisa sampai lebih pagi ke sekolah.

"Sebenarnya takut mas, tapi agar tidak telat, saya juga terpaksa lewat sini, kalau lewat jalan lain kan lebih jauh, nanti malah terburu-buru," terang Rahmadi, siswa SMA di .
(san)
Berita Terkait
UN Ditiadakan, PPDB...
UN Ditiadakan, PPDB Jateng Tahun Ini Gunakan Nilai Rapor
Pemerintah Pertimbangkan...
Pemerintah Pertimbangkan Diadakannya Kembali Ujian Nasional
Menggagas Pengganti...
Menggagas Pengganti Terbaik UN
UN Kembali Ditiadakan,...
UN Kembali Ditiadakan, Penilaian Kelulusan Siswa Kewenangan Sekolah
Kabar UN Mau Diberlakukan...
Kabar UN Mau Diberlakukan Lagi Tahun Depan, Mendikdasmen Bilang Begini
Inilah 5 Negara Tanpa...
Inilah 5 Negara Tanpa Ujian Nasional
Berita Terkini
Jalan Jenderal Sudirman...
Jalan Jenderal Sudirman Ditutup Jelang Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Titik Kantong Parkirnya
1 jam yang lalu
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
1 jam yang lalu
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
2 jam yang lalu
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
3 jam yang lalu
Sambut HUT Jakarta,...
Sambut HUT Jakarta, Ratusan Sispala Ikuti Lomba Dayung di BKT Jaktim
4 jam yang lalu
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
4 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved