Masih sakit, 1 siswa di DIY ikuti UN di UKS

Minggu, 13 April 2014 - 15:27 WIB
Masih sakit, 1 siswa...
Masih sakit, 1 siswa di DIY ikuti UN di UKS
A A A
Sindonews.com - Satu dari 46.950 peserta ujian nasional (UN) tingkat SMA di DIY rencananya akan mengerjakan soal UN di UKS sekolah yang bersangkutan karena masih dalam kondisi sakit.

"Jumat (11/4) lalu kami baru menerima laporan bahwa akan ada dua siswa yang akan menjalani UN dalam kondisi sakit. Satu siswa memutuskan ikut ujian susulan dan satu siswa lainnya akan mengerjakan soal di UKS sekolah," ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Kadarmanta Baskara Aji, Minggu (13/4/2014).

Saat dikonfirmasi terkait pelaksanaan UN di luar sekolah, Aji menuturkan, hingga satu hari jelang UN, tidak ada konfirmasi lagi terkait penyelenggaraan UN di luar sekolah.

Aji menegaskan, siswa yang memutuskan ikut ujian susulan merupakan siswa SMK Negeri 1 Yogyakarta. Sedangkan siswa yang mengerjakan UN di UKS sekolah ialah siswa MA Negeri 2 Yogyakarta atas nama Novi Trisna Anggraini.

"Untuk yang siswa SMK Negeri 1 Yogyakarta, dia baru keluar dari RSUP Dr Sardjito setelah menjalani rawat inap. Karena kondisi belum memungkinkan, diputuskan ikut ujian susulan. Tapi untuk yang dari MA Negeri 2 Yogyakarta, kondisi sudah cukup stabil dan sudah keluar dari RS juga, tapi masih dalam tahap pemulihan setelah mengalami gegar otak akibat kecelakaan," jelasnya.

Dipaparkan Aji, untuk siswa yang mengerjakan UN di UKS sekolah tidak ada masalah dalam hal soal. Karena soal bisa langsung diberikan setelah sampul pembungkus soal dibuka di kelas.

Pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan sekolah untuk menyediakan tambahan satu sampul soal sekaligus tambahan guru pengawas untuk mendampingi siswa di UKS.

"Sebaiknya memang sebelum mengerjakan soal, pihak sekolah berkonsultasi dengan dokter yang menangani siswa mengenai kondisi kesehatannya. Jika siswa tersebut dirasa akan lebih mampu dan kondisinya membaik saat pelaksanaan ujian susulan pada 21-23 April 2014 mendatang, siswa sebaiknya disarankan mengikuti ujian susulan," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Informasi UNY Sukirjo mengungkapkan, pengawasan oleh PT dalam UN SMA/MA/SMK tahun ini lebih diperketat dibandingkan tahun sebelumnya.

PT bahkan mulai mengawal pencetakan naskah soal di percetakan, pendistribusian ke pokja hingga ke tingkat sekolah serta pemindaian LJUN. Pemindaian akan dilakukan di UNY sebagai koordinator PTN dalam pengawasan UN kali ini.

"Pengawasan UN ini bertujuan untuk menjaga kredibilitas hasil UN karena mulai Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014, nilai UN akan menjadi salah satu pertimbangan masuk PTN. Diharapkan pelaksanaan ujian bisa berjalan lancar tanpa kendala," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
UN Ditiadakan, PPDB...
UN Ditiadakan, PPDB Jateng Tahun Ini Gunakan Nilai Rapor
Pemerintah Pertimbangkan...
Pemerintah Pertimbangkan Diadakannya Kembali Ujian Nasional
Menggagas Pengganti...
Menggagas Pengganti Terbaik UN
UN Kembali Ditiadakan,...
UN Kembali Ditiadakan, Penilaian Kelulusan Siswa Kewenangan Sekolah
Kabar UN Mau Diberlakukan...
Kabar UN Mau Diberlakukan Lagi Tahun Depan, Mendikdasmen Bilang Begini
Inilah 5 Negara Tanpa...
Inilah 5 Negara Tanpa Ujian Nasional
Berita Terkini
Perkuat Pelayanan Masyarakat,...
Perkuat Pelayanan Masyarakat, Partai Perindo Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan dan LBH Gratis di Pati
18 menit yang lalu
Konser HS Hey Slank...
Konser HS Hey Slank Sambangi Bandung, Spirit Dukung Industri Kreatif
39 menit yang lalu
Update, 3 Polisi Gugur...
Update, 3 Polisi Gugur saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Kalteng
1 jam yang lalu
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
4 jam yang lalu
PM Singapura Kunjungi...
PM Singapura Kunjungi Indonesia, 8 Ruas Jalan Ini Ditutup Sementara
6 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu 1.400 Meter
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved