Angkot dihapus, ini yang harus dipertimbangkan Pemprov DKI
Selasa, 01 April 2014 - 15:39 WIB
Angkot dihapus, ini yang harus dipertimbangkan Pemprov DKI
A
A
A
Sindonews.com - Nampaknya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru bisa berencana untuk memperbaiki transportasi di Jakarta. Belum selesai rencana penghapusan angkutan kota (angkot), Pemprov DKI sudah berencana untuk menghapus sistem setoran.
Mantan Ketua Dewan Transportasi KOta Jakarta (DTKJ) Azas Tigor Nainggolan menyambut baik rencana mengganti angkot dengan bus sedang.
Namun Pemrintah Provinsi DKI Jakarta harus mempertimbangkan sejumlah faktor, seperti mau dikemanakan armada angkot dan sopir.
"Boleh saja tapi perhatikan operator angkot juga mau kemana dia, jangan dibiarkan mati," katanya saat menghadiri Pengukuhan anggota DTKJ di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (1/4/2014).
Jika memang nanti berubah pada layanan atau manajemennya tetap saja Tigor mengatakan harus ada angkot pada lingkungan yang tak bisa dilewati bus sedang.
"Kalau memang mau digaji mereka (sopir) maka nanti operator harus dibeli sama layanan misalnya PT. Transportasi Jakarta satu sistem dengan bus sedang, kereta, pokoknya terintegrasi sama semuanya," ujarnya.
Mantan Ketua Dewan Transportasi KOta Jakarta (DTKJ) Azas Tigor Nainggolan menyambut baik rencana mengganti angkot dengan bus sedang.
Namun Pemrintah Provinsi DKI Jakarta harus mempertimbangkan sejumlah faktor, seperti mau dikemanakan armada angkot dan sopir.
"Boleh saja tapi perhatikan operator angkot juga mau kemana dia, jangan dibiarkan mati," katanya saat menghadiri Pengukuhan anggota DTKJ di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (1/4/2014).
Jika memang nanti berubah pada layanan atau manajemennya tetap saja Tigor mengatakan harus ada angkot pada lingkungan yang tak bisa dilewati bus sedang.
"Kalau memang mau digaji mereka (sopir) maka nanti operator harus dibeli sama layanan misalnya PT. Transportasi Jakarta satu sistem dengan bus sedang, kereta, pokoknya terintegrasi sama semuanya," ujarnya.
(ysw)