Dishub DKI ngotot operasionalkan bus berkarat
Selasa, 01 April 2014 - 13:47 WIB
Dishub DKI ngotot operasionalkan bus berkarat
A
A
A
Sindonews.com - Sikap penolakan yang dilakukan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama terhadap bus berkarat nampaknya tak membuat Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta tak bergeming.
Dishub terus ngotot agar Pemprov DKI menerima bus denan kondisi bekrarat tersebut dengan alasan azas manfaat.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta M. Akbar menegaskan, terkait bus Transjakarta dari China pihaknya sudah menawarkan ke Pemprov DKI agar diterima dengan alasan azas manfaat.
"Jadi kami kan berkonsultasi, mencari pendapat kemudian dapat satu opsi dari LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah) tentang azas manfaat ini," katanya kepada wartawan di Balai Kota, Selasa (2/4/2014).
Akbar menjelaskan bahwa ini hanyalah sebuah opsi mengenai pengadaan bus tahun 2013 kemarin. Mengenai masih bisa diterima atau tidak, Dishub mengaku akan terus berusaha.
Sebelumnya, Ahok marah besar karena mendapati bus Transjakarta yang berasal dari China dalam kondisi bobrok. Padahal, bus tersebut baru datang dari China.
Ahok semakin meradang setelah 30 unit bus bantuan swasta dipersulit oleh pejabat Pemrpov DKI. Dengan dalih tersebut, Ahok akhinrya menangguhkan menerima bus Transjakarta
Dishub terus ngotot agar Pemprov DKI menerima bus denan kondisi bekrarat tersebut dengan alasan azas manfaat.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta M. Akbar menegaskan, terkait bus Transjakarta dari China pihaknya sudah menawarkan ke Pemprov DKI agar diterima dengan alasan azas manfaat.
"Jadi kami kan berkonsultasi, mencari pendapat kemudian dapat satu opsi dari LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah) tentang azas manfaat ini," katanya kepada wartawan di Balai Kota, Selasa (2/4/2014).
Akbar menjelaskan bahwa ini hanyalah sebuah opsi mengenai pengadaan bus tahun 2013 kemarin. Mengenai masih bisa diterima atau tidak, Dishub mengaku akan terus berusaha.
Sebelumnya, Ahok marah besar karena mendapati bus Transjakarta yang berasal dari China dalam kondisi bobrok. Padahal, bus tersebut baru datang dari China.
Ahok semakin meradang setelah 30 unit bus bantuan swasta dipersulit oleh pejabat Pemrpov DKI. Dengan dalih tersebut, Ahok akhinrya menangguhkan menerima bus Transjakarta
(ysw)