Hapus angkot tak selesaikan masalah kemacetan
Minggu, 30 Maret 2014 - 18:35 WIB
Hapus angkot tak selesaikan masalah kemacetan
A
A
A
Sindonews.com - Rencana penghapusan angkot yang diganti menjadi bus sedang oleh Pemprov DKI Jakarta dinilai tak akan menyelesaikan masalah terbesar Ibu Kota yaitu kemacetan.
Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Maman Firmansyah, penghapusan tidak akan menyelesaikan macet di Jakarta. Karena angkot hanya sebagian kecil kendaraan yang menyebabkan kemacetan.
"Kemacetan itu faktornya banyak hal ya, kenapa harus angkot? Padahal ada yang lebih penting daripada hanya melakukan penggantian tersebut," katanya ketika dihubungi, Sindonews, Minggu (30/3/2014).
Maman mengambil contoh keberadaan Pelabuhan Tanjung Priok, yang sudah tidak ideal lagi dengan lingkungan sekitarnya. Dalam sehari, ada berapa ratus truk kontainer yang hilir mudik di pelabuhn paling sibuk tersebut.
"Pemprov DKI berani tidak minta sama pemerintah pusat untuk geser pelabuhan Tanjung Priok yang sebenarnya paling membebani Jakarta," tantang Maman.
Maman menilai angkot hanya sebagian kecil dan tak perlu direncanakan dihapus karena akan membuat akses warga terputus.
Baca juga:
Angkot di Jakarta mau diganti bus sedang
Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Maman Firmansyah, penghapusan tidak akan menyelesaikan macet di Jakarta. Karena angkot hanya sebagian kecil kendaraan yang menyebabkan kemacetan.
"Kemacetan itu faktornya banyak hal ya, kenapa harus angkot? Padahal ada yang lebih penting daripada hanya melakukan penggantian tersebut," katanya ketika dihubungi, Sindonews, Minggu (30/3/2014).
Maman mengambil contoh keberadaan Pelabuhan Tanjung Priok, yang sudah tidak ideal lagi dengan lingkungan sekitarnya. Dalam sehari, ada berapa ratus truk kontainer yang hilir mudik di pelabuhn paling sibuk tersebut.
"Pemprov DKI berani tidak minta sama pemerintah pusat untuk geser pelabuhan Tanjung Priok yang sebenarnya paling membebani Jakarta," tantang Maman.
Maman menilai angkot hanya sebagian kecil dan tak perlu direncanakan dihapus karena akan membuat akses warga terputus.
Baca juga:
Angkot di Jakarta mau diganti bus sedang
(ysw)