DPRD: Pemprov DKI jangan semena-mena
Minggu, 30 Maret 2014 - 15:03 WIB
DPRD: Pemprov DKI jangan semena-mena
A
A
A
Sindonews.com - Terkait rencana Pemprov DKI yang akan mengganti angkot dengan bus sedang dinilai sebagai akal-akalan untuk mengusir warga dari kota mereka sendiri.
"Ini tidak boleh semena-mena dong, seakan-akan Jakarta Baru adalah kota yang main gusur, gebuk seenaknya kepada warganya" kata Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Maman Firmansyah saat dihubungi Sindonews, Minggu (30/3/2014).
Maman melanjutkan, sampai kapan pun angkot tetap dibutuhkan karena hanya kendaraan tersebut yang bisa masuk ke pemukiman.
"Angkot itu kan mobil-mobil kecil mereka juga ke gang ke kampung-kampung mana bisa bus sedang masuk," tukasnya.
Jika sampai angkot dihapus, pengeluaran warga akan bertambah karena mereka hanya bisa keluar pemukiman dengan ojek motor.
Sedangkan bus sedang yang diandalkan Pemrpov DKI, belum tentu bisa menjangkau ke pemukiman warga.
Maman menyesalkan bahwa tidak adanya pembicaraan lebih dalam mengenai rencana penghapusan angkot ini.
Baca juga:
Angkot dihapus, 60 ribu orang akan sengsara
"Ini tidak boleh semena-mena dong, seakan-akan Jakarta Baru adalah kota yang main gusur, gebuk seenaknya kepada warganya" kata Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Maman Firmansyah saat dihubungi Sindonews, Minggu (30/3/2014).
Maman melanjutkan, sampai kapan pun angkot tetap dibutuhkan karena hanya kendaraan tersebut yang bisa masuk ke pemukiman.
"Angkot itu kan mobil-mobil kecil mereka juga ke gang ke kampung-kampung mana bisa bus sedang masuk," tukasnya.
Jika sampai angkot dihapus, pengeluaran warga akan bertambah karena mereka hanya bisa keluar pemukiman dengan ojek motor.
Sedangkan bus sedang yang diandalkan Pemrpov DKI, belum tentu bisa menjangkau ke pemukiman warga.
Maman menyesalkan bahwa tidak adanya pembicaraan lebih dalam mengenai rencana penghapusan angkot ini.
Baca juga:
Angkot dihapus, 60 ribu orang akan sengsara
(ysw)