Sekuriti RSHS lega dan bahagia
Minggu, 30 Maret 2014 - 01:07 WIB
Sekuriti RSHS lega dan bahagia
A
A
A
Sindonews.com - Sekuriti Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat, merasa bahagia. Pasalnya, bayi pasangan Toni Manurung (26) dan Lasmaria Boru Manulang (24) yang sempat hilang dari RS tersebut sudah ditemukan, Jumat 28 Maret 2014.
"Alhamdulillah, kita lega dan ikut bahagia," kata Koordinator Sekuriti RSHS, Yayat Sudrajat, di RSHS, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu 29 Maret 2014.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada polisi yang menemukan bayi itu dalam waktu singkat. Dalam kesempatan itu, mewakili semua sekuriti RSHS, ia kembali meminta maaf.
"Bagi keluarga Pak Toni, atas adanya kejadian ini, kami dari sekuriti memohon maaf apabila ada kekurangan dalam penjagaan," ungkapnya.
Yayat berharap, kebahagiaan terus hadir dalam keluarga kecil Toni dan Lasmaria. "Mudah-mudahan anaknya jadi anak yang berbakti sama orangtuanya, selalu diberikan kesehatan dan kekuatan," ucapnya.
Peristiwa penculikan itu, menurutnya, jadi cambuk bagi sekuriti untuk memperketat pengamanan di sekitar lokasi. Meski diakuinya, pengamanan ketat kadang dikeluhkan pengunjung maupun staf internal RSHS.
"Kita mohon pengertiannya, pengamanan ketat ini demi keamanan dan kenyamanan kita semua," pungkasnya.
"Alhamdulillah, kita lega dan ikut bahagia," kata Koordinator Sekuriti RSHS, Yayat Sudrajat, di RSHS, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu 29 Maret 2014.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada polisi yang menemukan bayi itu dalam waktu singkat. Dalam kesempatan itu, mewakili semua sekuriti RSHS, ia kembali meminta maaf.
"Bagi keluarga Pak Toni, atas adanya kejadian ini, kami dari sekuriti memohon maaf apabila ada kekurangan dalam penjagaan," ungkapnya.
Yayat berharap, kebahagiaan terus hadir dalam keluarga kecil Toni dan Lasmaria. "Mudah-mudahan anaknya jadi anak yang berbakti sama orangtuanya, selalu diberikan kesehatan dan kekuatan," ucapnya.
Peristiwa penculikan itu, menurutnya, jadi cambuk bagi sekuriti untuk memperketat pengamanan di sekitar lokasi. Meski diakuinya, pengamanan ketat kadang dikeluhkan pengunjung maupun staf internal RSHS.
"Kita mohon pengertiannya, pengamanan ketat ini demi keamanan dan kenyamanan kita semua," pungkasnya.
(mhd)