Ini dia pesan orangtua bayi korban penculikan
Sabtu, 29 Maret 2014 - 18:06 WIB
Ini dia pesan orangtua bayi korban penculikan
A
A
A
Sindonews.com - Kendati bayinya diculik, Toni Manurung (26) tidak menyimpan dendam. Namun begitu, dia tetap sangat kesal dengan pelaku. Meski demikian, dia cukup lega saat ini anak keduanya itu sudah kembali ke pangkuan dirinya.
"Saya kalau ketemu (pelaku), paling bilang cepat-cepat bertobat," kata Toni, di RS Hasan Sadikin, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (29/3/2014).
Lebih jauh, Toni mengaku dirinya sama sekali tidak mengenal pelaku dan motifnya melakukan penculikan. "Saya belum pernah lihat orangnya, enggak kenal sama sekali," ungkapnya.
Toni memastikan, DS adalah orang yang menculik anaknya, pada 25 Maret lalu. Dia masih hafal betul, dengan wajah pelaku. "Saya semalam sempat meninjau (pelaku), dan itu benar-benar dia orangnya (yang mengambil bayi)," pungkasnya.
Seperti diberitakan, drama penculikan sang bayi yang diberi nama Valencia itu berakhir sudah. Setelah beberapa hari diculik, bayi itu ditemukan di rumah pelaku yang diketahui berinisial DS, di kawasan Pasirkaliki, Kota Bandung.
Pelaku kemudian mencoba bunuh diri dengan loncat dari Flyover Pasupati. Tapi dia tidak meninggal. Namun, dia harus dirawat di IGD RSHS, karena mengalami sejumlah luka dan patah tulang.
Baca juga:
Bayi hilang di RSHS akhirnya ditemukan
Polisi dalami motif penculikan bayi di Bandung
Penculik bayi di Bandung ingin punya momongan?
"Saya kalau ketemu (pelaku), paling bilang cepat-cepat bertobat," kata Toni, di RS Hasan Sadikin, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (29/3/2014).
Lebih jauh, Toni mengaku dirinya sama sekali tidak mengenal pelaku dan motifnya melakukan penculikan. "Saya belum pernah lihat orangnya, enggak kenal sama sekali," ungkapnya.
Toni memastikan, DS adalah orang yang menculik anaknya, pada 25 Maret lalu. Dia masih hafal betul, dengan wajah pelaku. "Saya semalam sempat meninjau (pelaku), dan itu benar-benar dia orangnya (yang mengambil bayi)," pungkasnya.
Seperti diberitakan, drama penculikan sang bayi yang diberi nama Valencia itu berakhir sudah. Setelah beberapa hari diculik, bayi itu ditemukan di rumah pelaku yang diketahui berinisial DS, di kawasan Pasirkaliki, Kota Bandung.
Pelaku kemudian mencoba bunuh diri dengan loncat dari Flyover Pasupati. Tapi dia tidak meninggal. Namun, dia harus dirawat di IGD RSHS, karena mengalami sejumlah luka dan patah tulang.
Baca juga:
Bayi hilang di RSHS akhirnya ditemukan
Polisi dalami motif penculikan bayi di Bandung
Penculik bayi di Bandung ingin punya momongan?
(san)