Penculikan bayi di RSHS berakhir bahagia
Sabtu, 29 Maret 2014 - 12:08 WIB
Penculikan bayi di RSHS berakhir bahagia
A
A
A
Sindonews.com - Pihak RS Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung, Jawa Barat, menyambut baik ditemukannya bayi Toni Manurung (26) dan Lasmaria Boru Manulang (24). Hal itu dinilai sebagai akhir membahagiakan dari peristiwa yang cukup mengejutkan.
"Kita bersyukur, akhir peristiwa ini happy ending," kata Direktur Umum dan Operasional RSHS Edi Sampurno, dalam konferensi pers di RSHS, Sabtu (29/3/2014).
Dia mengucapkan, terima kasih kepada semua pihak yang membantu ditemukannya sang bayi, terutama kepolisian. "Kemudian kepada keluarga Pak Toni, kami sampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian ini," ungkapnya.
Peristiwa penculikan bayi itu, menurutnya jadi pembelajaran penting bagi RSHS. "Ini merupakan pelajaran berharga agar kejadian seperti ini tidak terulang," jelas Edi.
Dia menambahkan, sistem keamanan di RSHS akan dievaluasi. "Kita akan cari sistem yang pas untuk keamanan dan kenyamanan," tandasnya.
Sementara dalam sesi konferensi pers itu, Toni dan Edi sempat bersalaman. Tapi Direktur Utama RSHS Bayu Wahyudi tidak hadir di lokasi, karena ada keperluan.
Baca juga:
Penculikan di RSHS, DS masukan bayi ke dalam tas
"Kita bersyukur, akhir peristiwa ini happy ending," kata Direktur Umum dan Operasional RSHS Edi Sampurno, dalam konferensi pers di RSHS, Sabtu (29/3/2014).
Dia mengucapkan, terima kasih kepada semua pihak yang membantu ditemukannya sang bayi, terutama kepolisian. "Kemudian kepada keluarga Pak Toni, kami sampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian ini," ungkapnya.
Peristiwa penculikan bayi itu, menurutnya jadi pembelajaran penting bagi RSHS. "Ini merupakan pelajaran berharga agar kejadian seperti ini tidak terulang," jelas Edi.
Dia menambahkan, sistem keamanan di RSHS akan dievaluasi. "Kita akan cari sistem yang pas untuk keamanan dan kenyamanan," tandasnya.
Sementara dalam sesi konferensi pers itu, Toni dan Edi sempat bersalaman. Tapi Direktur Utama RSHS Bayu Wahyudi tidak hadir di lokasi, karena ada keperluan.
Baca juga:
Penculikan di RSHS, DS masukan bayi ke dalam tas
(san)