Kerja keras Jokowi-Ahok belum selesai
Jum'at, 28 Maret 2014 - 17:07 WIB
Kerja keras Jokowi-Ahok belum selesai
A
A
A
Sindonews.com - Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Indo Barometer, harapan warga Jakarta agar kepemimpinan Jokowi-Ahok bisa menyelesaikan masalah macet dan banjir belum tercapai.
Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari mengatakan, ada tiga masalah yang paling penting di Provinsi DKI Jakarta yaitu kemacetan (35,2 persen), banjir (19,1 persen), sulitnya lapangan pekerjaan (11,6 persen).
"Masalah ini yang harus diperhatikan oleh Pemprov DKI Jakarta yang kami lakukan survei," katanya saat menghadiri acara Pilihan Indonesia 2014, yang digelar SINDO Trijaya FM di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (28/3/2014).
Survei yang dilakukan oleh Indo Barometer ini dilakukan pada Mei 2012 atau sebelum pemilihan Gubernur sampai Maret 2014.
"Publik menilai Jakarta Baru sudah bekerja keras, namun kerja keras yang dilakukan Jokowi-Ahok belum sesuai harapan warga," ujarnya.
Dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2013 lalu, Jokowi-Ahok mengedepankan jargon Jakarta Baru. Dalam kampanyenya, Jokowi-Ahok berjanji untuk menyelesaikan masalaj banjir dan kemacetan.
Sejauh ini, Jokowi-Ahok sudah melakukan berbagai upaya penanganan banjir dengan melakukan pengerukan lumpur disejumlah waduk dan normalisasi kali. Pemprov DKI juga bekerja sama dengan daerah penyangga membuat daerah tangkapan air berupa waduk di Depok dan Bogor.
Sedangkan untuk mengatasi macet, kepemimpinan Jokowi-Ahok melakuka sterilisasi busway dan menambah ribuan bus untuk transportasi massal.
Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari mengatakan, ada tiga masalah yang paling penting di Provinsi DKI Jakarta yaitu kemacetan (35,2 persen), banjir (19,1 persen), sulitnya lapangan pekerjaan (11,6 persen).
"Masalah ini yang harus diperhatikan oleh Pemprov DKI Jakarta yang kami lakukan survei," katanya saat menghadiri acara Pilihan Indonesia 2014, yang digelar SINDO Trijaya FM di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (28/3/2014).
Survei yang dilakukan oleh Indo Barometer ini dilakukan pada Mei 2012 atau sebelum pemilihan Gubernur sampai Maret 2014.
"Publik menilai Jakarta Baru sudah bekerja keras, namun kerja keras yang dilakukan Jokowi-Ahok belum sesuai harapan warga," ujarnya.
Dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2013 lalu, Jokowi-Ahok mengedepankan jargon Jakarta Baru. Dalam kampanyenya, Jokowi-Ahok berjanji untuk menyelesaikan masalaj banjir dan kemacetan.
Sejauh ini, Jokowi-Ahok sudah melakukan berbagai upaya penanganan banjir dengan melakukan pengerukan lumpur disejumlah waduk dan normalisasi kali. Pemprov DKI juga bekerja sama dengan daerah penyangga membuat daerah tangkapan air berupa waduk di Depok dan Bogor.
Sedangkan untuk mengatasi macet, kepemimpinan Jokowi-Ahok melakuka sterilisasi busway dan menambah ribuan bus untuk transportasi massal.
(ysw)