Bayi belum ditemukan, Lasmaria masih di RS Hasan Sadikin
Jum'at, 28 Maret 2014 - 16:59 WIB
Bayi belum ditemukan, Lasmaria masih di RS Hasan Sadikin
A
A
A
Sindonews.com - Lasmaria Boru Manulang (24) benar-benar ogah pulang dari RS Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung, Jawa Barat. Hingga kini dia masih berada di RSHS.
"Awalnya beliau boleh pulang, tapi enggak mau pulang. Jadi kami fasilitasi keinginan tersebut sambil memberikan pelayanan," kata Kepala Humas dan Protokoler RSHS, Nurul Wulandhani, di RSHS, Jumat (28/3/2014).
Secara umum, kondisi Lasmaria memang sudah baik. Tapi secara psikologis, dia perlu didampingi psikiater. Dengan pemberian pendamping seorang psikiater, psikologis Lasmaria diharapkan cepat pulih.
"Kita perlu beri dukungan psikologis untuk Lasmaria karena dia baru kehilangan anak," jelasnya.
Seperti diberitakan, bayi Lasmaria dan Toni diculik pada Selasa (25/3/2014) sekira pukul 19.30 WIB. Pelaku menyamar sebagai dokter untuk memuluskan aksinya.
Aksi pelaku sempat terekam CCTV. Rekaman jadi salah satu petunjuk polisi untuk mengungkap kasus tersebut.
Toni sendiri sempat mengatakan istrinya tidak mau pulang sebelum anaknya ditemukan. Bahkan dia mengatakan tidak akan memaafkan RSHS jika anaknya tak ditemukan.
"1.000 kali maaf pun tidak akan saya terima, kecuali anak saya sudah saya terima," tandas Toni.
Baca juga :
Polisi buru mobil plat B terkait penculikan bayi
"Awalnya beliau boleh pulang, tapi enggak mau pulang. Jadi kami fasilitasi keinginan tersebut sambil memberikan pelayanan," kata Kepala Humas dan Protokoler RSHS, Nurul Wulandhani, di RSHS, Jumat (28/3/2014).
Secara umum, kondisi Lasmaria memang sudah baik. Tapi secara psikologis, dia perlu didampingi psikiater. Dengan pemberian pendamping seorang psikiater, psikologis Lasmaria diharapkan cepat pulih.
"Kita perlu beri dukungan psikologis untuk Lasmaria karena dia baru kehilangan anak," jelasnya.
Seperti diberitakan, bayi Lasmaria dan Toni diculik pada Selasa (25/3/2014) sekira pukul 19.30 WIB. Pelaku menyamar sebagai dokter untuk memuluskan aksinya.
Aksi pelaku sempat terekam CCTV. Rekaman jadi salah satu petunjuk polisi untuk mengungkap kasus tersebut.
Toni sendiri sempat mengatakan istrinya tidak mau pulang sebelum anaknya ditemukan. Bahkan dia mengatakan tidak akan memaafkan RSHS jika anaknya tak ditemukan.
"1.000 kali maaf pun tidak akan saya terima, kecuali anak saya sudah saya terima," tandas Toni.
Baca juga :
Polisi buru mobil plat B terkait penculikan bayi
(sms)