Asap Riau hilang sebelum 4 April?
Kamis, 27 Maret 2014 - 17:16 WIB
Asap Riau hilang sebelum 4 April?
A
A
A
Sindonews.com - Satgas Penanggulangan Bencana Asap Riau yakin bisa menyelesaikan tugas melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan sampai waktu yang diminta Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY).
"Deadline kita agar kebakaran hutan dan lahan padam dan asap hilang sesuai perintah Presiden adalah tanggal 4 April 2014. Jadi ada waktu sekitar sepekan lagi. Tapi kita optimis sebelum tanggal 4 itu, kita sudah selesai," kata Juru Bicara Satgas Penanggulangan Asap Riau Kolonel Robert Bernandus, Kamis (27/3/2014).
Seperti diketahui, Presiden SBY memberikan waktu tiga pekan Tim Satgas untuk memadamkan api. Keyakinan itu, menurut Bernandus, dikarenakan saat kondisi udara di Riau akan turun hujan.
"Berdasarkan data dari BMKG dalam waktu empat hari kedepan akan turun hujan. Jadi usaha kita saat ini adalah terus menyemai awan. Jadi kalau sudah hujan tentu asap bisa hilang, kebakaran padam," imbuhnya.
Selain itu, pemadaman kebakaran saat ini terus dilakukan melalui jalur udara maupun darat. Untuk darat pasukan ada sekitar 5000 ribu personel. Kalau udara kita terus lakukan water bombing (bom air). Jadi kita optimis bisa selesaikan tugas tepat waktu," imbuhnya.
Lalu bagaimana jika kebakaran masih terus terjadi? "Ya kita tinggal menunggu kebijakan pimpinan, apa tetap melakukan penanggulangan asap yakni dalam artian memperpanjang. Intinya, semua tergantung keputusan pimpinan. Apapun keputusannya, kita siap menjalankan tugas," imbuhnya.
Seperti diketahui, dua hari ini kebakakaran hutan dan lahan di Riau kembali terjadi. Hari ini pantauan satelit NOA ada 68 titik api di Riau, sedangkan satelit Terra dan Aqua terpantau 50 titik api.
Baca juga:
Riau kembali dikepung 50 titik api
"Deadline kita agar kebakaran hutan dan lahan padam dan asap hilang sesuai perintah Presiden adalah tanggal 4 April 2014. Jadi ada waktu sekitar sepekan lagi. Tapi kita optimis sebelum tanggal 4 itu, kita sudah selesai," kata Juru Bicara Satgas Penanggulangan Asap Riau Kolonel Robert Bernandus, Kamis (27/3/2014).
Seperti diketahui, Presiden SBY memberikan waktu tiga pekan Tim Satgas untuk memadamkan api. Keyakinan itu, menurut Bernandus, dikarenakan saat kondisi udara di Riau akan turun hujan.
"Berdasarkan data dari BMKG dalam waktu empat hari kedepan akan turun hujan. Jadi usaha kita saat ini adalah terus menyemai awan. Jadi kalau sudah hujan tentu asap bisa hilang, kebakaran padam," imbuhnya.
Selain itu, pemadaman kebakaran saat ini terus dilakukan melalui jalur udara maupun darat. Untuk darat pasukan ada sekitar 5000 ribu personel. Kalau udara kita terus lakukan water bombing (bom air). Jadi kita optimis bisa selesaikan tugas tepat waktu," imbuhnya.
Lalu bagaimana jika kebakaran masih terus terjadi? "Ya kita tinggal menunggu kebijakan pimpinan, apa tetap melakukan penanggulangan asap yakni dalam artian memperpanjang. Intinya, semua tergantung keputusan pimpinan. Apapun keputusannya, kita siap menjalankan tugas," imbuhnya.
Seperti diketahui, dua hari ini kebakakaran hutan dan lahan di Riau kembali terjadi. Hari ini pantauan satelit NOA ada 68 titik api di Riau, sedangkan satelit Terra dan Aqua terpantau 50 titik api.
Baca juga:
Riau kembali dikepung 50 titik api
(san)