Ini saran Ridwan Kamil cegah penculikan bayi
Kamis, 27 Maret 2014 - 14:08 WIB
Ini saran Ridwan Kamil cegah penculikan bayi
A
A
A
Sindonews.com - Meski tidak memiliki kewenangan namun Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil (RK), sangat berharap RS Hasan Sadikin (RSHS) dan rumah sakit lainnya bisa memperbaharui sistem pengamanan agar tidak kembali terulang kasus penculikan bayi.
Pihaknya berharap adanya inovasi dari pihak rumah sakit mulai dari pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) hingga pembenahan dari segi infrastruktur.
"Termasuk adanya inovasi baru. Kita akan bikin akte kelahiran langsung di rumah sakit bersalin. Jadi yang baru lahir tbisa langsung dapat sertifikat, tidak perlu pulang dulu terus kelupaan. Setahun dua tahun kemudian baru dibikin (akte)," bebernya.
Menurutnya, inovasi tersebut akan digodog terlebih dahulu agar nantinya bisa dilaksanakan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung.
"Saya tidak bisa memberi arahan teknis, saya hanya bisa mengimbau. Itu urusan rumah tangga dari masing-masing (rumah sakit)," jelasnya.
Selain hal itu, pihaknya juga mengimbau agar setiap orang atau petugas yang bekerja di lingkungan rumah sakit bisa dengan tertib dan disiplin menggunakan tanda pengenalnya masing-masing.
Pihaknya berharap adanya inovasi dari pihak rumah sakit mulai dari pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) hingga pembenahan dari segi infrastruktur.
"Termasuk adanya inovasi baru. Kita akan bikin akte kelahiran langsung di rumah sakit bersalin. Jadi yang baru lahir tbisa langsung dapat sertifikat, tidak perlu pulang dulu terus kelupaan. Setahun dua tahun kemudian baru dibikin (akte)," bebernya.
Menurutnya, inovasi tersebut akan digodog terlebih dahulu agar nantinya bisa dilaksanakan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung.
"Saya tidak bisa memberi arahan teknis, saya hanya bisa mengimbau. Itu urusan rumah tangga dari masing-masing (rumah sakit)," jelasnya.
Selain hal itu, pihaknya juga mengimbau agar setiap orang atau petugas yang bekerja di lingkungan rumah sakit bisa dengan tertib dan disiplin menggunakan tanda pengenalnya masing-masing.
(sms)