Penculikan bayi di RSHS pernah terjadi 1984
Kamis, 27 Maret 2014 - 01:25 WIB
Penculikan bayi di RSHS pernah terjadi 1984
A
A
A
Sindonews.com - Kasus penculikan bayi terjadi di RS Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung, Jawa Barat ternyata bukan yang pertama kalinya.
Penculikan menimpa bayi mungil pasangan Toni Manurung (26) dan Lasmaria Boru Manurung (24) merupakan kasus kedua setelah 1984 silam juga pernah terjadi.
"Ini yang kedua. Yang pertama itu tahun 1984, 30 tahun lalu," kata Direktur Utama RSHS, Bayu Wahyudii, di RSHS, Rabu (26/3/2014).
Tapi ia tidak mengetahui secara persis kasus itu dan bagaimana kelanjutan nasib sang bayi apakah berhasil ditemukan atau tidak.
"Saya waktu itu belum tugas di sini. Saya tidak tahu persis," jelas Bayu.
Meski upaya pengamnan sudah maksimal, kasus penculikan nyatanya masih terjadi. "Walaupun kami sudah buat mekanisme (pengamanan), tapi tetap saja ada kejadian," cetusnya.
Ke depan, upaya pengamanan akan lebih ditingkatkan. "Walaupun selama ini kita suda berupaya, tapi ada sesuatu yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kewaspadaan," pungkas Bayu.
Baca juga:
Penculik bayi RSHS pakai "trik sulap"
Penculikan menimpa bayi mungil pasangan Toni Manurung (26) dan Lasmaria Boru Manurung (24) merupakan kasus kedua setelah 1984 silam juga pernah terjadi.
"Ini yang kedua. Yang pertama itu tahun 1984, 30 tahun lalu," kata Direktur Utama RSHS, Bayu Wahyudii, di RSHS, Rabu (26/3/2014).
Tapi ia tidak mengetahui secara persis kasus itu dan bagaimana kelanjutan nasib sang bayi apakah berhasil ditemukan atau tidak.
"Saya waktu itu belum tugas di sini. Saya tidak tahu persis," jelas Bayu.
Meski upaya pengamnan sudah maksimal, kasus penculikan nyatanya masih terjadi. "Walaupun kami sudah buat mekanisme (pengamanan), tapi tetap saja ada kejadian," cetusnya.
Ke depan, upaya pengamanan akan lebih ditingkatkan. "Walaupun selama ini kita suda berupaya, tapi ada sesuatu yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kewaspadaan," pungkas Bayu.
Baca juga:
Penculik bayi RSHS pakai "trik sulap"
(lns)