Bayi yang diculik di RSHS belum diberi nama
Rabu, 26 Maret 2014 - 16:42 WIB
Bayi yang diculik di RSHS belum diberi nama
A
A
A
Sindonews.com - Bayi mungil anak pasangan Toni Manurung (26) dan Lasmaria Boru Manurung (24) yang diculik ternyata belum diberi nama. Bayi perempuan itu rencananya akan diberi nama setelah tiba di rumah.
"Belum dikasih nama, rencananya mau dikasih pas sampai rumah. Mau dikasih nama Valencia Manurung," kata Toni di RS Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (26/3/2014).
Soal hilangnya sang bayi, ia mengaku tidak memiliki firasat khusus. Hal itu yang membuat dia dan istrinya syok setelah tahu sang bayi diculik.
Toni mengaku awalnya tidak begitu bahagia setelah tahu bayi yang dilahirkan istrinya adalah perempuan.
"Sebelumnya saya berharap bayi laki-laki. Begitu lihat anak saya perempuan, memang agak kecewa sedikit," ungkapnya.
Tapi rasa sayang itu tiba-tiba muncul saat Toni menggendong bayinya. "Beberapa jam kemudian (setelah lahir), saya cium-cium anak saya. Timbul rasa sayang saya ke anak," tuturnya.
Sementara soal hilangnya sang anak, dia masih tidak habis pikir. Tapi dia mengaku saat diminta mengantar istrinya ke kamar mandi oleh pelaku, pikirannya sedang dalam keadaan kosong.
"Waktu itu saya lagi kosong. Enggak tahu dihiptonis atau bagaimana, saya nurut saja disuruh pelaku," jelas Toni.
Baca juga :
Buru penculik bayi Polisi bentuk 3 tim khusus
"Belum dikasih nama, rencananya mau dikasih pas sampai rumah. Mau dikasih nama Valencia Manurung," kata Toni di RS Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (26/3/2014).
Soal hilangnya sang bayi, ia mengaku tidak memiliki firasat khusus. Hal itu yang membuat dia dan istrinya syok setelah tahu sang bayi diculik.
Toni mengaku awalnya tidak begitu bahagia setelah tahu bayi yang dilahirkan istrinya adalah perempuan.
"Sebelumnya saya berharap bayi laki-laki. Begitu lihat anak saya perempuan, memang agak kecewa sedikit," ungkapnya.
Tapi rasa sayang itu tiba-tiba muncul saat Toni menggendong bayinya. "Beberapa jam kemudian (setelah lahir), saya cium-cium anak saya. Timbul rasa sayang saya ke anak," tuturnya.
Sementara soal hilangnya sang anak, dia masih tidak habis pikir. Tapi dia mengaku saat diminta mengantar istrinya ke kamar mandi oleh pelaku, pikirannya sedang dalam keadaan kosong.
"Waktu itu saya lagi kosong. Enggak tahu dihiptonis atau bagaimana, saya nurut saja disuruh pelaku," jelas Toni.
Baca juga :
Buru penculik bayi Polisi bentuk 3 tim khusus
(sms)