Brigadir Susanto mengaku, BAP langsung diubah

Selasa, 25 Maret 2014 - 17:29 WIB
Brigadir Susanto mengaku,...
Brigadir Susanto mengaku, BAP langsung diubah
A A A
Sindonews.com - Sebelum tersangka penembakan AKBP Pamduji mengakui perbuatannya, Polda Metro jaya membuat berkas acara pidana (BAP) berdasarkan bukti-bukti yang ada.

Namun setelah Brigadir Susanto mengakui perbuatannya, akhirnya penyidik Polda memasukan pengakuan tersebut ke dalam BAP. Rencananya, pekan depan Polda Metro Jaya akan melakukan rekosntruksi penembakan anak buah terhadap komandannya tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto menegaskan, penyidik saat ini sudah masuk ke pemberkasan untuk segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta.

"Penyidik sudah masuk ketahap pemberkasan, dalam waktu dekat ini akan dilakukan rekonstruksi," katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (25/3/2014).

Menurutnya, penyidik harus menambahkan pengakuan dari Brigadir S. Sebelum tersangka mengaku, penyidik hanya membuat BAP tanpa pengakuan serta menyertakan barang bukti berupa hasil Puslabfor.

"Karena sudah mengaku, jadi BAP kami buat lagi sesuai dengan pengakuan tersangka," jelasnya.

Sementara, untuk sidang kode etiknya sendiri. Pihak Polda Metro Jaya masih menunggu keputusan pengadilan, bila memang sudah diputuskan maka baru bisa diberikan sanksi.

"Kami masih menunggu keputusan pengadilan, bila memang sudah ada keputusan maka Brigadir S baru bisa di PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat)," tegasnya.

Sampai saat ini, tersangka masih berada di tahanan Polda Metro Jaya. Tidak ada tambahan pasal dalam kasus ini, karena pembunuhan tersebut dilakukan tersangka dengan spontan. Pasal yang dikenakan yaitu 338 KUHP tentang pembunuhan.

Baca juga:
Rampas pistol, Brigadir Susanto 'eksekusi' AKBP Pamudji

Lihat videonya, klik disini
(ysw)
Berita Terkait
3 Fakta Polisi Tewas...
3 Fakta Polisi Tewas Ditembak Polisi di Polres Solok Selatan, Didor Bagian Kepala
Kasus Bripda Ignatius...
Kasus Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage Tewas Ditembak, 2 Polisi Diamankan
Dugaan Bisnis Gelap...
Dugaan Bisnis Gelap Senpi dalam Tragedi Polisi Tembak Polisi, Selengkapnya Malam ini, Eksklusif di The Prime Show with Aiman, iNews
Polisi Tembak Mati Polisi...
Polisi Tembak Mati Polisi di Rusun Polri Cikeas Bogor
Polisi Bongkar Makam...
Polisi Bongkar Makam Gamma Paskibra yang Tewas Ditembak Oknum Polisi di Semarang
Keluarga Gamma Paskibra...
Keluarga Gamma Paskibra Tewas Ditembak Oknum Polisi Resmi Lapor Polda Jateng
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
2 jam yang lalu
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
3 jam yang lalu
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
4 jam yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
12 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
12 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
14 jam yang lalu
Infografis
Rusia Harus Siap Bentrokan...
Rusia Harus Siap Bentrokan Langsung dengan NATO 10 Tahun Lagi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved