Warga ingin Kota Bandung punya BPBD
Selasa, 25 Maret 2014 - 09:08 WIB
Warga ingin Kota Bandung punya BPBD
A
A
A
Sindonews.com - Jika dibandingkan dengan daerah tetangga seperti Kabupaten Bandung, Kota Bandung justru kalah dari sisi kesiapan menanggulangi bencana. Itu terlihat dari tidak adanya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Padahal potensi bencana bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Apabila dilihat dari potensi bencana, Kota Bandung jadi langganan banjir meski tidak separah seperti di Kabupaten Bandung. Potensi bencana lainnya adalah longsor, angin puting beliung, bahkan gempa bumi.
Warga menilai sudah saatnya Kota Bandung memiliki BPBD. Sehingga ketika terjadi bencana, penanggulangannya bisa lebih maksimal. BPBD juga berperan penting dalam upaya pencegahan hingga sosialisasi terkait bencana.
"BPBD perlu ada biar penanggulangan bencana lebih efektif," kata Risha Farida (22), pegawai swasta, Selasa (25/3/2014).
Ayu Sachnaz Rachmawati (21), mahasiswi, juga menilai perlunya keberadaan BPBD. Yang paling dirasa penting adalah saat penanggulangan bencana agar lebih terkoordinir dan tepat.
"Perlu sih kalau menurut saya karena setiap tempat berisiko terjadi bencana," ungkapnya.
Chandra Kurnia (23), pegawai swasta, mengatakan keberadaan BPBD akan sangat terasa ketika bencana terjadi. Karena saat bencana terjadi, warga akan panik dan bingung apa yang harus dilakukan.
"Bencana kan tidak tahu kapan datangnya. Tenaga BPBD sangat diperlukan, apalagi saat ada bencana," ucapnya.
Padahal potensi bencana bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Apabila dilihat dari potensi bencana, Kota Bandung jadi langganan banjir meski tidak separah seperti di Kabupaten Bandung. Potensi bencana lainnya adalah longsor, angin puting beliung, bahkan gempa bumi.
Warga menilai sudah saatnya Kota Bandung memiliki BPBD. Sehingga ketika terjadi bencana, penanggulangannya bisa lebih maksimal. BPBD juga berperan penting dalam upaya pencegahan hingga sosialisasi terkait bencana.
"BPBD perlu ada biar penanggulangan bencana lebih efektif," kata Risha Farida (22), pegawai swasta, Selasa (25/3/2014).
Ayu Sachnaz Rachmawati (21), mahasiswi, juga menilai perlunya keberadaan BPBD. Yang paling dirasa penting adalah saat penanggulangan bencana agar lebih terkoordinir dan tepat.
"Perlu sih kalau menurut saya karena setiap tempat berisiko terjadi bencana," ungkapnya.
Chandra Kurnia (23), pegawai swasta, mengatakan keberadaan BPBD akan sangat terasa ketika bencana terjadi. Karena saat bencana terjadi, warga akan panik dan bingung apa yang harus dilakukan.
"Bencana kan tidak tahu kapan datangnya. Tenaga BPBD sangat diperlukan, apalagi saat ada bencana," ucapnya.
(lns)