Pakai bius kopi, 2 IRT curi belasan rental mobil
Senin, 24 Maret 2014 - 18:00 WIB
Pakai bius kopi, 2 IRT curi belasan rental mobil
A
A
A
Sindonews.com - Dua ibu rumah tangga diringkus pihak kepolisian. Keduanya melakukan pencurian mobil rental belasan kali dengan modus bius yang dicampur di dalam kopi.
Kasat Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heriawan mengatakan, kopi tersebut sudah dicampur dengan obat penenang. Bahkan, tempat pembiusan pun sudah disiapkan untuk mengeksekusi korbannya.
"Mereka sengaja menyewa apartemen harian untuk mengeksekusi korbannya," kata Herry kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/3/2014).
Walaupun sudah beraksi 11 kali, kata dia, pihaknya baru berhasil menyita tiga unit mobil dari aksi kedua ibu rumah tangga tersebut. "Kami masih telusuri mobil lainnya, kami juga masih memeriksa apakah keduanya terlibat dalam satu komplotan," tukasnya.
Kedua ibu rumah tangga tersebut diidentifikasi berinisial DA dan DI. Keduanya dibekuk di tempat terpisah, Jakarta dan Merak.
"Kita menduga keduanya sudah sering melakukan ini, dan kami masih dalami lokasi-lokasinya," tutur Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Heru Pranoto kepada wartawan di tempat yang sama.
Heru menerangkan, DA merupakan penyedia lokasi yang akan dijadikan tempat untuk melancarkan aksinya itu. Sedangkan, DI mengeksekusi korbannya dengan cara membius.
Kasat Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heriawan mengatakan, kopi tersebut sudah dicampur dengan obat penenang. Bahkan, tempat pembiusan pun sudah disiapkan untuk mengeksekusi korbannya.
"Mereka sengaja menyewa apartemen harian untuk mengeksekusi korbannya," kata Herry kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/3/2014).
Walaupun sudah beraksi 11 kali, kata dia, pihaknya baru berhasil menyita tiga unit mobil dari aksi kedua ibu rumah tangga tersebut. "Kami masih telusuri mobil lainnya, kami juga masih memeriksa apakah keduanya terlibat dalam satu komplotan," tukasnya.
Kedua ibu rumah tangga tersebut diidentifikasi berinisial DA dan DI. Keduanya dibekuk di tempat terpisah, Jakarta dan Merak.
"Kita menduga keduanya sudah sering melakukan ini, dan kami masih dalami lokasi-lokasinya," tutur Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Heru Pranoto kepada wartawan di tempat yang sama.
Heru menerangkan, DA merupakan penyedia lokasi yang akan dijadikan tempat untuk melancarkan aksinya itu. Sedangkan, DI mengeksekusi korbannya dengan cara membius.
(mhd)