Tewas dianiaya, mayat pemuda dibuang ke selokan
Jum'at, 21 Maret 2014 - 20:24 WIB
Tewas dianiaya, mayat pemuda dibuang ke selokan
A
A
A
Sindonews.com - Seorang pemuda ditemukan sudah tidak bernayawa di pinggir Jalan Gunung Bawakaraeng, Kecamatan Bontoala, Makassar, Sulawesi Selatan. Saat ditemukan, kondisi mayat pria tanpa identitas ini dipenuhi dengan sejumlah luka pada sekujur tubuhnya.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif kematian korban. Diduga, korban tewas akibat dianiaya. Penemuan mayat ini bermula saat warga sekitar berniat membersihkan saluran irigasi di depan rumahnya.
Namun tiba-tiba melihat sesosok manusia tergeletak, dengan kepala terendam ke dalam selokan. Aparat kepolisian dari Polsekta Bontoala yang tiba di tempat kejadian, langung mengamankan lokasi dan menghubungi dokter RS Bhayangkara.
Setibanya di lokasi, dokter polisi langsung mengambil sidik jari korban untuk mengetahui sebab tewasnya korban. Berdasar kesimpulan awal petugas kepolisian, korban tewas akibat dianiaya.
Hal itu diketahui dari luka akibat benda tumpul yang terdapat di sekujur tubuh korban. Warga sekitar yang pertama kali menemukan jenzah itu pun trauma dan belum bisa dimintai keterangan oleh polisi.
Kini, mayat tanpa identitas tersebut telah dibawa ke RS Bhayangkara, guna menjalani autopsi, serta pengambilan sidik jari guna membantu polisi untuk mengungkap motif di balik kematian pemuda tersebut.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif kematian korban. Diduga, korban tewas akibat dianiaya. Penemuan mayat ini bermula saat warga sekitar berniat membersihkan saluran irigasi di depan rumahnya.
Namun tiba-tiba melihat sesosok manusia tergeletak, dengan kepala terendam ke dalam selokan. Aparat kepolisian dari Polsekta Bontoala yang tiba di tempat kejadian, langung mengamankan lokasi dan menghubungi dokter RS Bhayangkara.
Setibanya di lokasi, dokter polisi langsung mengambil sidik jari korban untuk mengetahui sebab tewasnya korban. Berdasar kesimpulan awal petugas kepolisian, korban tewas akibat dianiaya.
Hal itu diketahui dari luka akibat benda tumpul yang terdapat di sekujur tubuh korban. Warga sekitar yang pertama kali menemukan jenzah itu pun trauma dan belum bisa dimintai keterangan oleh polisi.
Kini, mayat tanpa identitas tersebut telah dibawa ke RS Bhayangkara, guna menjalani autopsi, serta pengambilan sidik jari guna membantu polisi untuk mengungkap motif di balik kematian pemuda tersebut.
(san)