Bupati Blitar minta K2 tak lulus tes CPNS legowo

Jum'at, 21 Maret 2014 - 10:12 WIB
Bupati Blitar minta...
Bupati Blitar minta K2 tak lulus tes CPNS legowo
A A A
Sindonews.com - Bupati Blitar Herry Noegroho meminta honorer K2 yang tidak lolos ujian CPNS untuk legowo.

Herry tidak ingin para K2 yang gagal tersebut, terus menerus merecoki rekan mereka yang sukses melewati ujian.

Sebab dari hasil verifikasi ulang Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan dinas pendidikan, dipastikan tidak ada peserta lolos ujian CPNS yang bermasalah.

"Sebab pasca ujian (CPNS) kami juga tidak tinggal diam. Berbagai upaya kita lakukan untuk memperjuangkan tenaga honorer K2 yang tidak lolos seleksi CPNS, "ujar Herry, Jumat (21/3/2014).

Sebelumnya, sebanyak 518 dari 1.543 tenaga honorer K2 Kabupaten Blitar dinyatakan lolos tes CPNS.

Dengan mengatasnamakan Forum Masyarakat Tuntut Keadilan (FMTK), sejumlah K2 yang tidak lolos ujian menggugat keabsahan.

Ada sebanyak 250 lebih K2 yang dianggap bermasalah. Selain diduga hasil transaksi jual beli Rp85 juta-100 juta per kursi (CPNS), mereka juga berbekal SK rekayasa.

Yakni belum menjadi honorer dan belum mengabdi minimal satu tahun pada 31 januari 2005 sebagaimana syarat utama golongan K2.

Tuduhan tersebut didasarkan adanya honorer yang pada tahun 2005 tidak ada, tahu tahu muncul pada tahun 2010 dan 2012 dengan SK kerja 2005.

Tudingan tersebut diperkuat dengan komparasi data tenaga honorer Pemkab Blitar pada tahun 2005 dengan tahun 2010 dan 2012.

Bahwa dari jumlah honorer tahun 2005 sebanyak 1.437 jiwa (GTT 509 jiwa dan PTT 928 jiwa) faktanya bertambah menjadi 1.592 jiwa pada tahun 2010. Jumlah tersebut meningkat lagi menjadi 1.565 jiwa pada tahun 2012.

Herry berharap polemik soal CPNS K2 segera berakhir. Bagi yang belum diangkat PNS, pihaknya akan terus memperjuangkan bagaimana seluruh K2 bisa diangkat.

"Sebelumnya dari kuota 30% kita berjuang menjadi 50%. Ke depan kita akan terus berjuang agar semuanya bisa diangkat, "pungkasnya.

Sementara juru bicara FMTK Moh Triyanto tetap bersikukuh proses ujian K2 menjadi CPNS sarat penyimpangan.

Karenanya, selain melaporkan ke Menpan agar semua SK CPNS tidak diterbitkan, bersama ICW Jakarta, Triyanto juga membawa masalah K2 ke Mabes Polri.

"Kami mendesak aparat hukum untuk memidanakan para pihak yang bertanggung jawab. Kami memiliki alat buktinya, "ujarnya.

Menurut Triyanto, pertambahan jumlah honorer paska tahun 2005, sudah bisa menjadi pintu masuk penyelidikan.

Hal itu mengingat adanya aturan moratorium pada tahun 2005 yang melarang rekrutmen honorer baru.

Diduga pertambahan jumlah tenaga honorer justru dilakukan pada momentum verifikasi data. Para oknum menggunakan dalih telah terjadi kesalahan administrasi sebelumnya.

"Hasil investigasi kami menyebutkan bahwa dari seluruh jumlah honorer K2 di Kabupaten Blitar, yang benar benar memenuhi syarat K2 secara benar hanya 200an orang. Lainnya bermasalah, "pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Pengumuman! Tahun Ini...
Pengumuman! Tahun Ini Tidak Ada Rekrutmen CPNS
BKN Sulsel Pastikan...
BKN Sulsel Pastikan Ujian SKB CPNS Tetap Dilaksanakan
Daftar Lengkap Formasi...
Daftar Lengkap Formasi dan Lowongan CPNS 2023, Ini Rinciannya
Corona, Pelamar CPNS...
Corona, Pelamar CPNS Bebas Pilih Lokasi Tes SKB di Luar Domisili
153 Instansi Gelar Tes...
153 Instansi Gelar Tes Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Hari Ini
Seleksi CPNS 2021 Segera...
Seleksi CPNS 2021 Segera Dibuka, Persiapan Diri Jadi Kunci
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
5 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
5 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
7 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
9 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
9 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
10 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved