Kesaksian dalam kasus penembakan AKBP Pamudji

Kamis, 20 Maret 2014 - 17:45 WIB
Kesaksian dalam kasus...
Kesaksian dalam kasus penembakan AKBP Pamudji
A A A
Sindonews.com - Dalam kasus penembakan Kepala Yanma Polda Metro Jaya, AKBP Pamudji, polisi memeriksa sejumlah saksi. Berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti di TKP akhirnya Polda Metro Jaya menetapkan Brigadir Susanto sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto menjelaskan, dari olah TKP dikethui ada dua peluru yang menyasar ke AKBP Pamudji.

"Kita masih selidiki, peluru mana yang menewaskan AKBP Pamudji," tuturnya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (20/3/2014).

Karena, dari keterangan saksi memang terdengar dua tembakan. Diduga, satu peluru yang menewaskan korban tembus.

Sementara, dari keterangan beberapa saksi seperti Aipda D yang melihat Kayanma datang setelah patroli keliling markas langsung menuju ruang piket Yanma.

Ketika itu, memang terlihat ada Brigadir S yang sedang berjaga. Namun, pelaku tidak memakai seragam lengkap hanya celana, sepatu dan senjata. Sementara, pakaian dinas tidak digunakan, hanya menggunakan kaos oblong.

"Jadi Kayanma langsung menegur dan memintanya keluar," katanya.

Setelah keluar, Brigadir S kemudian ditegur dan diminta untuk memakai pakaian dinas lengkap. Saat akan memakai pakaian dinas sebagai Komandan dan merasa ada kesalahan, maka AKBP Pamudji meminta senjata api yang dipegang pelaku dan memasukannya ke saku sebelah kiri.

Disana, korban masuk ke ruangan piket Yanma. Brigadir S kembali masuk ke dalam dan hanya mereka berdua di lokasi piket tersebut. Hingga akhirnya terjadi penembakan yang menewaskan AKBP Pamudji.

Ketika itu, dari keterangan saksi Aiptu D tidak terdengar adanya cekcok antara korban dan pelaku.

"Wajar saja, kalau ada kesalahan dan ditegur oleh atasan," ujarnya.

Karena, antara korban dan pelaku tidak pernah terlibat percekcokan karena hubungan keduanya biasa saja selayaknya bawahan dan atasan.

Sementara itu, berdasarkan keterangan dua saksi lainnya, diketahui kalau dalam peristiwa tersebut terdengar dua kali suara letusan senjata api.

Saat letusan pertama sempat terdengar teriakan Astaghfirullah. Selang tiga detik terdengar kembali letusan dibarengi dengan suara tubuh terjatuh ke lantai.

"Pernyataan ini diceritakan oleh dua saksi yang berada di dalam namun berbeda ruangan yaitu Brigadir P dan Brigadir M," katanya.

Setelah itu, lanjutnya, baru terdengar teriakan dari Brigadir S yang mengatakan kepada Aipda D kalau AKBP Pamudji bunuh diri.

Untuk memastikannya, penyidik juga telah mengambil CCTV yang ada di jalan depan markas Yanma. Sementara, di dalam ruang piket Yanma sendiri tidak ada CCTV.

Baca juga:
Tembakan pertama, AKBP Pamudji sempat istigfar
(ysw)
Berita Terkait
3 Fakta Polisi Tewas...
3 Fakta Polisi Tewas Ditembak Polisi di Polres Solok Selatan, Didor Bagian Kepala
Kasus Bripda Ignatius...
Kasus Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage Tewas Ditembak, 2 Polisi Diamankan
Dugaan Bisnis Gelap...
Dugaan Bisnis Gelap Senpi dalam Tragedi Polisi Tembak Polisi, Selengkapnya Malam ini, Eksklusif di The Prime Show with Aiman, iNews
Polisi Tembak Mati Polisi...
Polisi Tembak Mati Polisi di Rusun Polri Cikeas Bogor
Polisi Bongkar Makam...
Polisi Bongkar Makam Gamma Paskibra yang Tewas Ditembak Oknum Polisi di Semarang
Keluarga Gamma Paskibra...
Keluarga Gamma Paskibra Tewas Ditembak Oknum Polisi Resmi Lapor Polda Jateng
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
2 jam yang lalu
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
3 jam yang lalu
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
4 jam yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
12 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
12 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
14 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved