Dihina Gubernur Riau, wartawan demo
Kamis, 20 Maret 2014 - 15:46 WIB
Dihina Gubernur Riau, wartawan demo
A
A
A
Sindonews.com - Puluhan wartawan menggelar unjuk rasa di Kantor Gubernur Riau. Ini akibat buntut dari penghinaan profesi wartawan oleh orang nomor satu di Riau itu.
Puluhan jurnalis yang tergabung dalam Salodaritas Wartawan untuk Transparansi (Sowat) meminta Gubernur Riau Anna Makmun meminta maaf atas penghinaan terhadap profesi wartawan.
Selain itu mereka juga menuntut agar mantan Bupati Rokan Hilir (Rohil) tidak arogan tidak menutup-nutupi sebenarnya yang terjadi soal penangananan kabut asap.
"Kami bekerja dengan profesional, silakan buat bantahan di media jika ada pemberitaan yang dianggap gubernur tidak tepat. Kami juga siap dikritisi jika ada salah. Tapi jangan seperti tadi, menghina-hina profesi wartawan," kata Sahnan Rangkuti Ketua Sowat Pekanbaru Kamis (20/3/2014) di depan pintu Kantor Gubernur Riau Jalan Sudirman Pekanbaru.
Selain itu, mereka juga meminta kepada Komandan Korem 031 Wirabima sekaligus Komandan Satgas Penanggulangan Asap Brigjen Prihadi Agus untuk meminta maaf atas pengusiran wartawan saat digelar jumpa pers.
"Danrem juga harus meminta maaf atas pengusiran dan sikap arogannya terhadap wartawan," ucap Hengki salah satu wartawan lainnya.
Baca juga:
Diberitakan menghilang saat kabut asap, Gubernur Riau marah
Puluhan jurnalis yang tergabung dalam Salodaritas Wartawan untuk Transparansi (Sowat) meminta Gubernur Riau Anna Makmun meminta maaf atas penghinaan terhadap profesi wartawan.
Selain itu mereka juga menuntut agar mantan Bupati Rokan Hilir (Rohil) tidak arogan tidak menutup-nutupi sebenarnya yang terjadi soal penangananan kabut asap.
"Kami bekerja dengan profesional, silakan buat bantahan di media jika ada pemberitaan yang dianggap gubernur tidak tepat. Kami juga siap dikritisi jika ada salah. Tapi jangan seperti tadi, menghina-hina profesi wartawan," kata Sahnan Rangkuti Ketua Sowat Pekanbaru Kamis (20/3/2014) di depan pintu Kantor Gubernur Riau Jalan Sudirman Pekanbaru.
Selain itu, mereka juga meminta kepada Komandan Korem 031 Wirabima sekaligus Komandan Satgas Penanggulangan Asap Brigjen Prihadi Agus untuk meminta maaf atas pengusiran wartawan saat digelar jumpa pers.
"Danrem juga harus meminta maaf atas pengusiran dan sikap arogannya terhadap wartawan," ucap Hengki salah satu wartawan lainnya.
Baca juga:
Diberitakan menghilang saat kabut asap, Gubernur Riau marah
(lns)