Diberitakan menghilang saat kabut asap, Gubernur Riau marah
Kamis, 20 Maret 2014 - 14:41 WIB
Diberitakan menghilang saat kabut asap, Gubernur Riau marah
A
A
A
Sindonews.com -Tidak terima diberitakan menghilang saat kabut asap, Gubernur Riau, Annas Maamun pun angkat bicara. Pria berusia 75 tahun mendeklarisikan dirinya tidak suka profesi wartawan, dan menyebut pemberitaan tentang dirinya bohong.
Hal itu disampaikan mantan Bupati Rokan Hilir di hadapan satgas darurat asap di Lanud TNI AU Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau saat menggelar jumpa pers.
"Saya memang tidak suka dengan wartawan. Kerjanya buat berita bohong saja. Mana ada saya dimarahi Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Jangan suka buat berita yang tidak benar wartawan," ketus Annas Maamun politisi dari Partai Golkar didampingi Komandan Korem I Wirabima Brigjen Prihadi Agus, Kapolda Riau Brigjen Condro Kirono dan sejumlah unsur muspida Kamis (20/3/2014).
Karena hinaan atas profesi wartawan, membuat insan pers yang ada di sana berang. Sehingga terjadi perdebatan dengan Gubernur Riau.
Kemudian Danrem 031 Wira Bima yang juga Komandan Satgas Penangulangan asap anggkat bicara, setelah itu diapun mengusir puluhan wartawan dari ruang media center di posko wartawan.
"Saya sudah susah menghadirkan Gubernur Riau di sini untuk menjelaskan terkait kabut asap ini. Untuk itu sama minta kalian semua diam" kata Danrem.
Namun wartawan yang tidak terima dengan bentakan Danrem berusaha menanangkan sekaligus memrotes apa yang dilakukan Danrem. Namun jendral bintang 1 tidak terima.
"Diam..diam.. kalian, dan pergi," teriak sambil mengangkat tangan kirinya meminta wartawan segera keluar.
Sikap satgas penanggulangan asap di Riau menurut wartawan sudah berubah sejak kedatangan Presiden SBY pada 15 Maret lalu.
"Dulu sebelum datang SBY mereka terbuka, namun begitu SBY datang mereka berubah menjadi tertutup. Kadang di lapangan banyak sikap mereka yang arogan dan sesekali menghina profesi wartawan," ucap Rian Nofri salah seorang wartawan yang biasa ngepos di penanggulangan asap.
Sebelumnya sesaat sebelum kedatangan SBY ke Pekanbaru digelar telekonfren antara satgas asap Riau, Presiden SBY dan Wapres Boedinono. Namun anehnya saat telekonfren untuk membahas asap di daerahnya, Gubernur Riau tidak hadir dan diketahui sedang pulang kampung ke Rohil. Ini membuat Priseden SBY marah ke pada Annas Maamun.
Baca juga:
Satgas Darat kejar pembalak liar Cagar Biosfer
Hal itu disampaikan mantan Bupati Rokan Hilir di hadapan satgas darurat asap di Lanud TNI AU Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau saat menggelar jumpa pers.
"Saya memang tidak suka dengan wartawan. Kerjanya buat berita bohong saja. Mana ada saya dimarahi Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Jangan suka buat berita yang tidak benar wartawan," ketus Annas Maamun politisi dari Partai Golkar didampingi Komandan Korem I Wirabima Brigjen Prihadi Agus, Kapolda Riau Brigjen Condro Kirono dan sejumlah unsur muspida Kamis (20/3/2014).
Karena hinaan atas profesi wartawan, membuat insan pers yang ada di sana berang. Sehingga terjadi perdebatan dengan Gubernur Riau.
Kemudian Danrem 031 Wira Bima yang juga Komandan Satgas Penangulangan asap anggkat bicara, setelah itu diapun mengusir puluhan wartawan dari ruang media center di posko wartawan.
"Saya sudah susah menghadirkan Gubernur Riau di sini untuk menjelaskan terkait kabut asap ini. Untuk itu sama minta kalian semua diam" kata Danrem.
Namun wartawan yang tidak terima dengan bentakan Danrem berusaha menanangkan sekaligus memrotes apa yang dilakukan Danrem. Namun jendral bintang 1 tidak terima.
"Diam..diam.. kalian, dan pergi," teriak sambil mengangkat tangan kirinya meminta wartawan segera keluar.
Sikap satgas penanggulangan asap di Riau menurut wartawan sudah berubah sejak kedatangan Presiden SBY pada 15 Maret lalu.
"Dulu sebelum datang SBY mereka terbuka, namun begitu SBY datang mereka berubah menjadi tertutup. Kadang di lapangan banyak sikap mereka yang arogan dan sesekali menghina profesi wartawan," ucap Rian Nofri salah seorang wartawan yang biasa ngepos di penanggulangan asap.
Sebelumnya sesaat sebelum kedatangan SBY ke Pekanbaru digelar telekonfren antara satgas asap Riau, Presiden SBY dan Wapres Boedinono. Namun anehnya saat telekonfren untuk membahas asap di daerahnya, Gubernur Riau tidak hadir dan diketahui sedang pulang kampung ke Rohil. Ini membuat Priseden SBY marah ke pada Annas Maamun.
Baca juga:
Satgas Darat kejar pembalak liar Cagar Biosfer
(lns)