Tembakan pertama, AKBP Pamudji sempat istigfar
Kamis, 20 Maret 2014 - 13:58 WIB
Tembakan pertama, AKBP Pamudji sempat istigfar
A
A
A
Sindonews.com - Berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang ruangannya dekat dengan Piket Yanma Polda Metro Jaya, terdengar kalau AKBP Pamudji sempat mengucapkan istigfar ketika letusan pertama pistol berbunyi.
Tak lama berselang, terdengar letusan kedua. Saksi yang berada di ruangan tak jauh dari Piket Yanma kemudian mendengar suara tubuh jatuh ke lantai.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto menuturkan, berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi, diketahui peristiwa yang menewaskan AKBP Pamudji bukan kasus bunuh diri.
Dari pemeriksaan saksi, juga didapat pada saat letusan pertama sempat terdengar teriakan Astaghfirullah. Selang tiga detik terdengar kembali letusan dibarengi dengan suara tubuh terjatuh ke lantai.
"Pernyataan ini diceritakan oleh dua saksi yang berada di dalam namun berbeda ruangan yaitu Brigadir P dan Brigadir M," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (20/3/2014).
Setelah itu, lanjutnya, baru terdengar teriakan dari Brigadir S yang mengatakan kepada Aipda D kalau AKBP Pamudji bunuh diri.
Untuk memastikannya, penyidik juga telah mengambil CCTV yang ada di jalan depan markas Yanma. Sementara, di dalam ruang piket Yanma sendiri tidak ada CCTV.
Baca juga:
Jadi tersangka, Brigadir Susanto terancam di pecat
Tak lama berselang, terdengar letusan kedua. Saksi yang berada di ruangan tak jauh dari Piket Yanma kemudian mendengar suara tubuh jatuh ke lantai.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto menuturkan, berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi, diketahui peristiwa yang menewaskan AKBP Pamudji bukan kasus bunuh diri.
Dari pemeriksaan saksi, juga didapat pada saat letusan pertama sempat terdengar teriakan Astaghfirullah. Selang tiga detik terdengar kembali letusan dibarengi dengan suara tubuh terjatuh ke lantai.
"Pernyataan ini diceritakan oleh dua saksi yang berada di dalam namun berbeda ruangan yaitu Brigadir P dan Brigadir M," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (20/3/2014).
Setelah itu, lanjutnya, baru terdengar teriakan dari Brigadir S yang mengatakan kepada Aipda D kalau AKBP Pamudji bunuh diri.
Untuk memastikannya, penyidik juga telah mengambil CCTV yang ada di jalan depan markas Yanma. Sementara, di dalam ruang piket Yanma sendiri tidak ada CCTV.
Baca juga:
Jadi tersangka, Brigadir Susanto terancam di pecat
(ysw)