Polisi tetap siapa bencana
Kamis, 20 Maret 2014 - 12:37 WIB
Polisi tetap siapa bencana
A
A
A
Sindonews.com - Polda Jawa Barat (Jabar) tetap fokus dengan kesiagaan bencana yang masih sering terjadi 2014 ini.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus Sitompul, mengungkapkan, meski pihaknya tengah memfokuskan terhadap pengawalan pemilu namun siaga bencana tetap dilakukan.
"Anggota memang sekarang sedang fokus ke pemilu, tapi khusus untuk misi kemanusiaan seperti bencana alam tentu kita siap membantu semaksimal mungkin," tuturnya kepada wartawan, Kamis (20/3/2014).
Menurutnya, jika disuatu daerah memerlukan tenaga eksta maka pihaknya akan mengerahkan bantuan dari anggota Sat Brimob Polda Jabar dan Dit Sabhara Polda Jabar. "Tapi, kalau masih bisa diatasi oleh kewilayahan maka cukup anggota Polres dan Polsek setempat saja," katanya.
Martinus mengungkapkan, di masa seperti ini peran Bhabinkamtibmas dan program Polisi RW yang dicanangkan oleh Polrestabes Bandung sangat membantu untuk memberikan informasi dini.
Selain itu, dengan koordinasi yang terjalin antara polisi, TNI, dan masyarakat diharapkan bisa meminimalisir dampak dari bencana alam seperti timbulnya korban jiwa dan kerugian materil.
Seperti diketahui, akhir-akhir ini Kota Bandung dan kota-kota lain di Jawa Barat tengah dilanda berbagai macam musibah seperti banjir dan longsor. Tak jarang musibah itu mengakibatkan korban, baik luka ringan, luka berat, mau pun meninggal dunia.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus Sitompul, mengungkapkan, meski pihaknya tengah memfokuskan terhadap pengawalan pemilu namun siaga bencana tetap dilakukan.
"Anggota memang sekarang sedang fokus ke pemilu, tapi khusus untuk misi kemanusiaan seperti bencana alam tentu kita siap membantu semaksimal mungkin," tuturnya kepada wartawan, Kamis (20/3/2014).
Menurutnya, jika disuatu daerah memerlukan tenaga eksta maka pihaknya akan mengerahkan bantuan dari anggota Sat Brimob Polda Jabar dan Dit Sabhara Polda Jabar. "Tapi, kalau masih bisa diatasi oleh kewilayahan maka cukup anggota Polres dan Polsek setempat saja," katanya.
Martinus mengungkapkan, di masa seperti ini peran Bhabinkamtibmas dan program Polisi RW yang dicanangkan oleh Polrestabes Bandung sangat membantu untuk memberikan informasi dini.
Selain itu, dengan koordinasi yang terjalin antara polisi, TNI, dan masyarakat diharapkan bisa meminimalisir dampak dari bencana alam seperti timbulnya korban jiwa dan kerugian materil.
Seperti diketahui, akhir-akhir ini Kota Bandung dan kota-kota lain di Jawa Barat tengah dilanda berbagai macam musibah seperti banjir dan longsor. Tak jarang musibah itu mengakibatkan korban, baik luka ringan, luka berat, mau pun meninggal dunia.
(lns)