Masih ada titik panas di Riau
Kamis, 20 Maret 2014 - 09:57 WIB
Masih ada titik panas di Riau
A
A
A
Sindonews.com - Berdasarkan pantauan satelit penginderaan Satelit NOAA (National Oceanic Atmosferic Administration) saat ini terdapat delapan titip panas. Antara lain di Bengkalis satu titik, Dumai dua titik, Inhil dua titik, Inhu satu titik, Pelalawan satu titik dan Rohil satu titik.
Sementara titik panas yang terpantau Satelit Terra/Aqua (MODIS) terdapat 18 titik di Bengkalis delapan, Dumai empat, Inhu satu, Meranti satu dan Pelalawan empat.
Kepala Pusat Data Informasi dan Huas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, meski masih ada titik panas di beberapa lokasi, namun kualitas udara sudah membaik. Indek Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Pekanbaru berkisar 37 Polutan Standar Indeks (PSI), di Siak 177 PSI, Kandis 75 PSI, Rumbai 40 PSI, Minas 42, Duri Camp 87, Duri Field 81, Dumai 93, Bangko 112 dan Libo 142.
"Untuk jarak padang di Pekanbaru sudah mencapai 10 kimoter, Pelalawan lima kilometer, Rengat enam kilometer dan Dumai 10 kilometer," jelas Sutopo, Kamis (20/3/2014).
Upaya pemadaman titik panas tetap dilakukan melalui satgas udara. Water bombing telah dilakukan sebanyak 273 kali. Menggunakan Kamov 71 kali di Dumai. Sikorsky 172 kali di Dumai dan Rupat. Menggunakan Bolco 30 kali di Inhil.
"Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) terus dilakukan dengan menyebar garam dari atas. Sebanyak tujuh ton garam telah disebar dari udara menggunakan Cassa dua ton di Siak dan Pelalawan, menggunakan Hercules lima ton di Dumai, Rohul, Bengkalis, Siak dan Inhil," jelasnya.
Sementara titik panas yang terpantau Satelit Terra/Aqua (MODIS) terdapat 18 titik di Bengkalis delapan, Dumai empat, Inhu satu, Meranti satu dan Pelalawan empat.
Kepala Pusat Data Informasi dan Huas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, meski masih ada titik panas di beberapa lokasi, namun kualitas udara sudah membaik. Indek Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Pekanbaru berkisar 37 Polutan Standar Indeks (PSI), di Siak 177 PSI, Kandis 75 PSI, Rumbai 40 PSI, Minas 42, Duri Camp 87, Duri Field 81, Dumai 93, Bangko 112 dan Libo 142.
"Untuk jarak padang di Pekanbaru sudah mencapai 10 kimoter, Pelalawan lima kilometer, Rengat enam kilometer dan Dumai 10 kilometer," jelas Sutopo, Kamis (20/3/2014).
Upaya pemadaman titik panas tetap dilakukan melalui satgas udara. Water bombing telah dilakukan sebanyak 273 kali. Menggunakan Kamov 71 kali di Dumai. Sikorsky 172 kali di Dumai dan Rupat. Menggunakan Bolco 30 kali di Inhil.
"Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) terus dilakukan dengan menyebar garam dari atas. Sebanyak tujuh ton garam telah disebar dari udara menggunakan Cassa dua ton di Siak dan Pelalawan, menggunakan Hercules lima ton di Dumai, Rohul, Bengkalis, Siak dan Inhil," jelasnya.
(lns)