Pistol yang tewaskan AKBP Pamudji kaliber 38
Rabu, 19 Maret 2014 - 15:24 WIB
Pistol yang tewaskan AKBP Pamudji kaliber 38
A
A
A
Sindonews.com - Pistol yang ditemukan di tempat jenazah Kepala Denma AKBP Pamudji merupakan pistol milik Brigadir Susanto. Pistol dengan jenis revolver kaliber 38 special (spl) dengan dua selongsong peluru yang sudah diletuskan dari senpi itu.
"Ditemukan satu pucuk revolver dengan kaliber 38 spl, milik Brigadir S dan dua buah selongsong peluru," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Jakarta, Rabu (19/3/2014).
Sambungnya, dua selongsong peluru tersebut ditemukan setelah tim labfor Mabes Polri dan identifikasi Polda Metro Jaya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Pelayanan Markas (Yanmas).
"Satu buah proyektil yang ditemukan di dalam dinding sekitar tiga meter yang ada di TKP," terangnya.
Selain itu, kata Rikwanto, pihaknya juga masih terus melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi dalam kasus penembakan atau bunuh diri yang menewaskan AKBP Pamudji. Bahkan, kata dia, pihaknya terus melakukan penyidikan terhadap empat saksi kasus ini.
"Melakukan tes darah dan urine dari saksi-saksi. Melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di TKP (nisial Brigadir S, Brigadir P, Brigadir T dan Aiptu DM)," katanya.
Baca:
Alibi Brigadir Susanto setelah AKBP Pamudji tewas
"Ditemukan satu pucuk revolver dengan kaliber 38 spl, milik Brigadir S dan dua buah selongsong peluru," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Jakarta, Rabu (19/3/2014).
Sambungnya, dua selongsong peluru tersebut ditemukan setelah tim labfor Mabes Polri dan identifikasi Polda Metro Jaya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Pelayanan Markas (Yanmas).
"Satu buah proyektil yang ditemukan di dalam dinding sekitar tiga meter yang ada di TKP," terangnya.
Selain itu, kata Rikwanto, pihaknya juga masih terus melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi dalam kasus penembakan atau bunuh diri yang menewaskan AKBP Pamudji. Bahkan, kata dia, pihaknya terus melakukan penyidikan terhadap empat saksi kasus ini.
"Melakukan tes darah dan urine dari saksi-saksi. Melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di TKP (nisial Brigadir S, Brigadir P, Brigadir T dan Aiptu DM)," katanya.
Baca:
Alibi Brigadir Susanto setelah AKBP Pamudji tewas
(mhd)