Penembakan di Polda jadi pukulan Kapolda Dwi Priyatno
Rabu, 19 Maret 2014 - 10:04 WIB
Penembakan di Polda jadi pukulan Kapolda Dwi Priyatno
A
A
A
Sindonews.com - Kasus penembakan Kepala Detasemen Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Pamudji jadi pukulan untuk kepolisian. Khususnya Polda Metro Jaya, karena kejadian penembakan itu terjadi di Pelayanan Markas (Yanma) Polda Metro Jaya.
"Peristiwa penembakan terhadap AKBP Pamudji hingga tewas oleh seorang brigadir di Polda Metro Jaya merupakan pukulan bagi korps kepolisian, khususnya Polda Metro Jaya," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Netas S Pane dalam rilis yang diterima Sindonews, Rabu (19/3/2014).
Selain itu, kata Neta, kasus penembakan itu terjadi Polda sedang menggelar acara pisah sambut Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dwi Priyatno baru dengan yang lama Irjen Pol Putut Eko Bayuseno di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan.
"Kasus penembakan itu terjadi saat Kapolda Metro Jaya dan jajarannya sedang melakukan acara pisah sambut antara Kapolda lama dengan kapolda baru di auditorium PTIK," terangnya.
Biar bagaimanapun juga, tegasnya, kasus penembakan yang menewaskan AKBP Pamudji jadi pukulan telak bagi korps Bhayangkara itu. Khusunya juga untuk kapolda baru.
"Bagaimana pun kasus polisi tembak polisi ini menjadi pukulan psikologis bagi kapolda baru," pungkasnya.
Baca:
IPW: Kasus penambakan polisi bukan hal baru
"Peristiwa penembakan terhadap AKBP Pamudji hingga tewas oleh seorang brigadir di Polda Metro Jaya merupakan pukulan bagi korps kepolisian, khususnya Polda Metro Jaya," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Netas S Pane dalam rilis yang diterima Sindonews, Rabu (19/3/2014).
Selain itu, kata Neta, kasus penembakan itu terjadi Polda sedang menggelar acara pisah sambut Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dwi Priyatno baru dengan yang lama Irjen Pol Putut Eko Bayuseno di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan.
"Kasus penembakan itu terjadi saat Kapolda Metro Jaya dan jajarannya sedang melakukan acara pisah sambut antara Kapolda lama dengan kapolda baru di auditorium PTIK," terangnya.
Biar bagaimanapun juga, tegasnya, kasus penembakan yang menewaskan AKBP Pamudji jadi pukulan telak bagi korps Bhayangkara itu. Khusunya juga untuk kapolda baru.
"Bagaimana pun kasus polisi tembak polisi ini menjadi pukulan psikologis bagi kapolda baru," pungkasnya.
Baca:
IPW: Kasus penambakan polisi bukan hal baru
(mhd)